Kepada jemaah haji ia berpesan untuk tidak segan meminta bantuan kepada petugas. Apa pun kendala yang dihadapi sampaikan ke petugas agar bisa segera dilayani.
"Silakan semua petugas dimintain bantuan. Kalau perlu dorong kursi roda. Petugas harus siap semua memberikan pelayanan kepada jemaah yang memerlukan pertolongan. Jemaah juga tidak perlu sungkan," tandasnya.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Abdurrahman Bejawi berpendapat layanan Fast Track merupakan layanan dari Raja Arab Saudi agar perjalanan jemaah di Madinah berjalan secara lebih cepat dan lancar.
Baca Juga: Makanan Ini Bisa Menghidrasi Tubuh Saat Panas Ekstrem, Yuk Coba
"Target kami dari layanan fast track ini adalah memberikan kenyamanan dalam perjalanan bagi jemaah haji," sebutnya.
Layanan Terminal Fast Track merupakan bagian dari pelayanan Arab Saudi bagi jemaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Jemaah JKG 01 berjumlah 390 orang, termasuk empat petugas kloter. Dari jumlah itu, ada sembilan pengguna kursi roda. Mereka terbang dengan Garuda Indonesia GA 7301. Selama di Madinah, mereka akan menempati Hotel Grand Plaza Badr Al Maqam di Sektor 1 Daker Madinah. Lokasinya berada di dekat halaman depan Masjid Nabawi.
Artikel Terkait
Kemenkes Imbau Jamaah Haji Waspadai Penularan MERS-CoV
Waktu Pelunasan Biaya Perjalanan Haji Diperpanjang, Catat Jadwalnya
Masih Banyak Jemaah Calon Haji Tahun Ini Belum Lunasi Biaya Haji, Kuota Cadangan Boleh Mulai Melunasi
Sudah 100 Persen Jemaah Calon Haji Lunasi Biaya Haji, Ada Tambahan Kuota
KJRI: Jamaah Haji Jangan Bawa Jimat, Apalagi Peluru!
Calon Mertua Rebecca Klopper, Haji Faisal Angkat Bicara Soal Video 47 Detik
Pegadaian Pekanbaru Kenalkan Produk Pembiayaan Arrum Haji Lewat Pelatihan Mitra Dakwah
Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Solusi Komunikasi Jemaah Haji Tanah Air
Kata Haji Faisal Jika Memang Video Syur Itu Rebecca Klopper
Satu Jamaah Wafat Setelah Masuk Asrama Haji Madinah