RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Kepala BKKBN Riau, Mardalena Wati Yulia Lena berharap semua pihak bisa bekerjasama dalam melakukan percepatan penanganan stunting.
Sesuai arahan dari Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tidak boleh memberi makanan pabrikan kepada anak stunting.
Namun asupan tambahan gizi bagi anak stunting dengan panganan lokal.
"Di Riau punya banyak panganan lokal yang bisa diolah seperti ikan patin, ikan lele dan aneka sayuran, ini bisa diberikan kepada anak terdampak stunting untuk mencukupi kebutuhan gizinya," kata Kepala BKKBN Riau, Mardalena Wati Yulia Lena, Rabu (31/5/2023).
Dirinya menyebut bahwa Kota Pekanbaru menjadi satu daerah yang sudah menggagas hadirnya bapak asuh anak stunting.
BKKBN menggandeng semua pihak dalam upaya mencegah stunting. Ia berharap nantinya bermunculan bapak asuh anak stunting di Riau.
"Mereka saling bahu membahu dalam mencegah stunting dengan memenuhi gizi anak-anak tersebut," kata Lena.***
Artikel Terkait
Raja Hendra Saputra, Bapak Asuh Anak Stunting di Pekanbaru Ini Bergerak Turunkan Prevalensi Tengkes
Tekan Tengkes, Kadis Perkim Pekanbaru Pantau Tambahan Nutrisi Anak Asuh Stunting
Angka Stunting Tiga Daerah Ini Naik, Begini Kata Gubernur Syamsuar
5 Upaya Kabupaten Bengkalis Tekan Angka Stunting Hingga 8,40 Persen
Hadiri Seremonial Social Movement Semesta Mencegah Stunting, Ini Harapan Gubernur Syamsuar
Gubri Syamsuar: Program Cukup Dua Telur Bisa Sembuhkan Stunting