Tidak bisa dipungkiri bahwa perkebunan kelapa sawit merupakan penggerak utama atau pilar utama ekonomi Riau, karena sebarannya yang sangat luas dan melibatkan 823.026 KK petani (data tahun 2019).
Jika diasumsikan 1 KK terdiri dari 4 orang, maka sekitar 3,37 juta orang menggantungkan hidupnya dari sektor perkebunan, atau sekitar 52,7% dari jumlah penduduk di Provinsi Riau yang sebanyak 6,8 juta orang.
Zulfadli menyadari, bahwa banyak kendala dihadapi untuk dapat melaksanakan pembangunan dan pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan.
"Konsep-konsep pembangunan untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan petani, secara bertahap terus diupayakan. Solusinya, antara lain dengan memberikan pelatihan teknis maupun non teknis kepada para petani," ujarnya.
Adapun narasumber yang dihadirkan pada pelatihan tersebut di antaranya, Tim narasumber dari IPB University, Dr Ir Hariyadi, MS, Ir Sri Hermawan, Dr Ir Supijatno, MSi, dan Ir Sofyan Zaman, MP.
Artikel Terkait
Sudahlah Tertangkap Curi Sawit, Kedapatan Pula Bawa Sabu, PA Diamankan Polres Kampar
Inilah Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Riau Periode 24-30 Mei 2023
Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit Tayang Sekitar Juni-Juli 2023
Pengedar Sabu Diamankan di Perkebunan Sawit di Bangkinang
Cek Disini! Inilah Daftar Harga TBS Kelapa Sawit di Riau
Indonesia Mesti Hukum Uni Eropa Dengan Tidak Kirim Minyak Sawit Kesana
Ini Keistimewaan Tanaman Sawit Dibanding Tanaman Penghasil Minyak Nabati Lainnya
Gubri Minta Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Pertimbangkan Pembelian Sawit Masyarakat
Pekan Ini, Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik Hingga Periode 13 Juni 2023
Harga CPO dan Kernel Alami Fluktuasi di Pasar Minyak Sawit