Tinjau Program CSR, Manajemen PHR Dukung Kemandirian Masyarakat Rokan

photo author
Imay RM, Riau Makmur
- Selasa, 11 Juli 2023 | 15:42 WIB

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Executive Vice President (EVP) Upstream Bussines PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan Edwil Suzandi mengunjungi kelompok masyarakat di Kepenghuluan Sintong Pusaka, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (10/7/2023). Edwil ingin memastikan program sosial atau CSR yang dijalankan PHR bisa menumbuhkn kemandirian masyarakat.

Executive Vice President (EVP) Upstream Bussines PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan Edwil Suzandi mengajak para Pengurus Persatuan Wanita Patra (PWP) WK Rokan ke lokasi. Mereka melihat langsung realisasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR berupa pengembangan kapasitas masyarakat melalui Rumah Belajar Inovatif Sintong.

Sebagai program CSR PHR di lokasi tersebut, terdapat berbagai program pemberdayaan masyarakat, di antaranya kerajinan produk dari serat nanas, biogas hingga peternakan dan perikanan.

Baca Juga: Calon Rookie Monster! YG Akhirnya Umumkan Girl Grup BABYMONSTER Akan Debut September Mendatang

EVP Upstream Bussiness PHR WK Rokan Edwil Suzandi mengatakan, PHR mendorong pengembangan kapasitas masyarakat untuk mendukung kemandiran dan kemajuan SDM di sekitar wilayah operasi.

“Lewat program TJSL, kami mendukung kemandirian masyarakat yang berkelanjutan sesuai visi misi PHR agar bisa memberikan nilai-nilai positif. Sehingga memberikan dampak lebih baik dan memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Riau Bahas Harmonisasi Ranperbup Bersama BPKAD Bengkalis

Di Rumah Belajar Inovatif itu, Edwil bersama Ketua PWP WK Rokan, Anita dan jajaran pengurus memberikan dukungan dan semangat bagi kelompok binaan PHR. Para rombongan juga melihat langsung proses pembuatan kain tenun di salah satu rumah yang dijadikan pusat produksi di Sintong.

Wadah berinovasi yang dihadirkan PHR ini juga didukung oleh sejumlah fasilitas pendukung yaitu reaktor biogas, PLTA micro hydro, kandang sapi, kolam ternak ikan, dapur yang disuplai oleh energi biogas, musala, MCK (mandi cuci kakus), pos sekuriti, demplot pertanian lahan tanpa bakar, mesin produksi virgin coconut oil (VCO), mesin pencacah bahan pupuk organik, hand tractor, dan lain-lain.

Baca Juga: Astagfirullah, LGBT se-ASEAN Bakal Gelar Pertemuan di Jakarta

Pada tahun 2022, PHR dan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kemitraan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove khususnya untuk Provinsi Riau. Kemitraan ini difokuskan pada upaya revitalisasi ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaan program restorasi gambut dan mangrove tersebut, Cakra Consulting ditunjuk BRGM untuk menjalankan kegiatan kemitraan di 21 Desa di 5 kabupaten yaitu Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, Siak dan Kampar. Kegiatan-kegiatan yang direncanakan dalam program kemitraan salah satunya adalah pembangunan dan pengembangan Rumah Belajar Inovatif tersebut.

"Rumah Belajar Inovatif adalah implementasi dari bentuk dukungan aktivitas sosial dan lingkungan PHR untuk wadah kemandirian energi dan pangan masyarakat. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik dan berkelanjutan dalam peningkatan SDM di sekitar wilayah operasi," ujar Edwil.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Riau Beri Penguatan di Lapas Narkotika Rumbai

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Imay RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X