RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja di Provinsi Riau. Di kesempatan itu, sejumlah kepala daerah di Riau menyampaikan permasalahan jalan rusak dan kondisi infrastruktur bermasalah lainnya.
Permasalahan tersebut disampaikan Gubri (Syamsuar) dan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Riau di forum rapat bersama Komisi V DPR RI. Kegiatan berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Kota Pekanbaru, Jumat (14/7/2023) malam.
Agenda dihadiri Gubri (Syamsuar), Wakil Ketua Komisi V DPR Muhammad Iqbal, dan dua anggota yakni Syahrul Aidi dan Effendi Sianipar. Kemudian, tampak pula hadir Bupati/Wali Kota se-Provinsi Riau beserta jajarannya.
Gubri (Syamsuar) katakan, pihaknya sengaja mengundang pemerintah kabupaten/kota dalam pertemuan tersebut. Ia berharap kepada seluruh kepala daerah di Riau, bisa memberikan usulan terkait kendala infrastruktur di wilayahnya.
“Hari ini kami sengaja mengundang Pak Bupati dan Ibu Bupati serta Wali Kota agar nanti juga bisa menyampaikan hal-hal yang perlu kita sampaikan kepada Komisi V sejalan dengan kunjungan ke Provinsi Riau ini,” ucap Syamsuar.
Orang nomor satu di Provinsi Riau itu mengungkapkan, bahwa di wilayahnya masih banyak kondisi infrastruktur yang perlu dibenahi. Kendati demikian, pihaknya telah membenahi 64 persen jalan provinsi.
“Pertama jalan provinsi kita itu juga belum semuanya mantap, baru sekitar 64 persen yang dibenahi. Dengan begitu, tentunya masih banyak yang perlu dibenahi sementara kondisi di wilayah tersebut juga cukup luas,” jelasnya.
Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi menyampaikan kondisi jalan rusak di daerahnya. Menurut dia, ada tiga ruas jalan yang harus ditangani untuk perbaikan yaitu Rengat-Kuala Cenaku, Kandis-Pangkalan Kansai, dan Peranap-Air Molek.
“Ada tiga ruas jalan, yaitu Rengat-Kuala Cenaku itu ada sepanjang 8,26 KM. Kemudian, Jalan Lubuk Kandis-Pangkalan Kansai sepanjang 18,9 KM, Jalan Peranap-Air Molek sepanjang 22,87 KM.
Ini dalam kondisi rusak sedang maupun rusak berat, yang mana jalan ini merupakan jalan menjadi urat nadi bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu maupun bagi masyarakat yang ada dari Sumbar maupun tetangga kami dari Kuantan Singingi,” ujar Rezita.
Rezita ceritakan, jalan tersebut rusak karena adanya muatan pengangkutan truk dari batu bara yang melebihi kapasitas.
Sehingga, dia minta untuk tahun 2024 perbaikan itu bisa dapat dianggarkan melalui anggaran provinsi maupun melalui kebijakan Inpres.
Baca Juga: Gubri Tegaskan Penanganan Karhutla di Tahun Politik Perlu Dicermati
“Tentunya untuk jalan ini rusak karena banyak truk batu bara yang melewati jalan tersebut, hampir setiap hari itu pasti ada saja.
Oleh karna itu, dengan kedatangan bapak ibu DPR RI, kami berharap tiga ruas jalan ini menjadi salah satunya prioritas untuk perbaikan pada tahun 2024,” ucapnya.
Artikel Terkait
Gubri Syamsuar Salat Idul Adha di Masjid Raya Sultan Zainal Abidinsyah Rohul
Hadir di Haul Allah Yarham Syekh Masum Tambusai ke-62, Gubri : Tarekat Harus Dijaga dan Dipertahankan
Buka Kejurnas Dayung Junior, Gubri: Lahirkan Atlet Berprestasi dari Riau Untuk Indonesia
Gubri Syamsuar Harap Polri Pertahankan Suasana Aman Jelang Pemilu 2024
Gubri Syamsuar Tindaklanjuti Hibah Compact 2 MCC Amerika Serikat untuk Proyek Fasilitas Kapal Roro Dumai Rupat
Gubri Syamsuar Serahkan SK Pensiun Asisten III Joni Irwan dan Kadis DKP Herman
Gubri Minta Kelenteng Ing Hok Kiong Dijaga Kelestariannya
Panen Raya Cabai di Rohul, Gubri Syamsuar Beri Apresiasi Petani
Gubri Tegaskan Penanganan Karhutla di Tahun Politik Perlu Dicermati
Besok Gubri Dijadwalkan Lantik Suhardiman Amby Jadi Bupati Kuansing Definitif