Baca Juga: Bongkar Toko Milik Orang, Dua Pria Ini Berakhir Diamankan Satreskrim Polres Kampar
"Pihak Kemenag (APIP/itjen dan Direktorat teknis) melaksanakan mekanisme monitoring dan evaluasi tetapi secara sampling," lanjutnya.
Ia menjabarkan penggunaan Dana BOS setiap tahun diaudit oleh BPK dan BPKP. Ditjen Pendidikan Islam juga telah menyediakan kanal/saluran untuk membimbing penggunaan dana BOS agar sesuai ketentuan dan tujuan peruntukan.
"Kita gelar tanya jawab atau Q&A yg rutin digelar online setiap dua Minggu. Kita juga gunakan dan aplikasi e-RKAM sebagai sarana perencanaan berbasis kinerja," jelasnya.
Baca Juga: Satlantas Polres Rohil Kampanyekan Keselamatan Berkendara
Sebagai upaya pengawasan eksternal juga disediakan saluran pengaduan masyarakat baik melalui surat elektronik, ataupun pengaduan langsung melalui Madrasah Digital Care (live agent/by WA).
Untuk diketahui, Alokasi Dana BOS cukup besar tahun ini oleh karena kebijakan BOS Majemuk. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama tahun ini kembali mengalokasikan anggaran dana BOS Madrasah dan BOP Raudlatul Athfal. Total anggarannya sangat besar, mencapai Rp11.209.573.964.000. Anggaran sebesar ini diperuntukkan bagi 10.444.451 siswa.
Alokasi dana BOS terbagi menjadi dua. Pertama, sebanyak Rp2.173.975.910.000 untuk 1.805.418 siswa madrasah negeri. Sementara sebesar Rp8.999.344.370.000 untuk 8.640.033 siswa madrasah swasta. Adapun anggaran BOP RA sebesar Rp808.229.400.000 untuk 1.347.049 siswa.
Artikel Terkait
Belum 100 Persen, Kemenag Sebut Kemungkinan Penambahan Waktu Pelunasan Biaya Haji 1444 H
Viral Jamaah Indonesia Kelaparan saat Saudi Airlines Delay, Kemenag: Kami Protes
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit 2023
Pj Wako dan Utusan Kemenag RI Lepas Pawai Waisak 2567 Buddhis Era
Tidak Profesional dan Semrawut, Kemenag Kritik Saudia Airlines
Kemenag: Sidang Isbat Awal Zulhijah 1444 H Digelar 18 Juni 2023
Kemenag Riau Gelar Bimtek Fasilitator BRUS Tingkat Provinsi Riau Tahun 2023
Kemenag Indramayu Menilai Kurikulum Ponpes Al Zaytun Masih Normal