RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Belakangan ini marak aplikasi pinjaman online (pinjol) yang mencekik leher masyarakat. Bahkan ada tiga warga yang kesulitan mencari kerja karena masih adanya sangkutan tagihan pinjol yang menunggak.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Budi Arie Setiadi mengatakan masyatakat yang terjerat pinjol didominasi ibu-ibu. Budi mengingatkan masyarakat Provinsi Riau agar tidak terjebak pinjol.
Itu disampaikan Budi saat audensi peningkatan kompetensi UMKM dan pemuda untuk inklusivitas digital, di Balai Serindit Gedung Daerah Riau, Jumat (25/08/2023).
Budi menjelaskan, berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kebanyak ibu rumah tangga, guru dan anak muda yang tersering terjebak pinjaman online. Namun khusus di Riau, ibu-ibu yang terjebak pinjol hanya sedikit.
"Itu menurut data OJK yang dilaporin ke saya (ibu-ibu terjerat pinjol). Makanya kalau ibu-ibu di Riau ini tidak tertipu pinjol elektronik, itu bagus. Jangan ngutang kalau tidak ada perlunya, lebih baik minta ke suami," ujarnya.
Selain pinjol, Budi juga ingatkan masyarakat Riau jauhi judi online karena sudah banyak korbannya.
"Anak-anak muda, kalau ada pacarnya main judi online putusin saja. Lebih baik uangnya kasih ke ibu, daripada habis buat judi slot," jelasnya.
Budi Arie berjanji komitmennya untuk memberantas situs judi online yang banyak merugikan masyarakat. Apalagi judi online juga sudah meretas situs-situs resmi pemerintah daerah maupun lembaga pemerintah di Indonesia.
"Kita terus konsisten untuk memberantas judi online. Bantu juga masyarakat untuk melaporkannya," kata Budi.
Disinggung judi online juga meretas situs-situs pemerintah dan lembaga pemerintah, Budi mengatakan hal itu tidak ada terjadi lagi. Sebab, dia mengaku telah membersihkan hancker dari situs judi online tersebut.
"Nggak. Itu yang lama, tapi yang lama itu sekarang lagi dibersihin. Dulu iya, tapi itu kan berita lama. Sekarang sudah mulai bersih situs-situs pemerintahan," ucap Budi.
Budi melakukan dialog dan diskusi dengan ratusan UMKM dan pemuda Riau. Dia mengingatkan masyarakat Riau jauhi judi online karena sudah banyak korbannya.
"Anak-anak muda, kalau ada pacarnya main judi online putusin saja. Lebih baik uangnya kasih ke ibu, dari pada habis buat judi slot," pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Riau mengatakan diskusi ini juga diikuti oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan para pemuda.
Artikel Terkait
Waspadai Tawaran Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal saat Lebaran, Ini Imbauan OJK Riau
Jangan Sembarang Pilih Pinjol, Perhatikan Pinjol Legal dan Ilegal ini
Hati-Hati dengan Cara Mudah Pinjam Uang Secara Online, Pinjol Ilegal Ada di Mana-Mana
Politeknik Negeri Bengkalis Adakan Literasi Keuangan Soal Pinjol di Desa Bantan Tua
Daftar Pasien Rawat Jalan di RSUD Bengkalis Kini Secara Online Lewat WhatsApp, Begini Caranya...
Menkominfo: Majukan Desa Lewat Sinergi Bangun Infrastruktur Digital
Menkominfo: Riau Makin Unggul dengan 2.656 Talenta Digital Terlatih
Menkominfo: Palapa Ring Layani 543 Titik Pedesaan Bengkalis, Siak, dan Kepulauan Meranti
Polda Riau Tetapkan 16 Orang Tersangka Ilegal Loging
Tidak Terima Kekasihnya Menjalin Hubungan Dengan Sahabatnya, J Bunuh Sahabatnya Tersebut
Kementerian Kominfo Bakal Bangun 14 Titik Infrastruktur TIK di Bengkalis
Lagu Debut solo Jihyo TWICE 'Killin Me Good' Raih Kemenangan Pertama di Music Bank Minggu Ini
Menkominfo: Era Digital Riau Harus Siap Bersaing dengan Negara Jiran
Pastikan Tepat Sasaran, Pemerintah Minta Pengguna LPG 3 Kg Daftar Diri