berita

Kota Dumai Banjir, Warganet: Ini Bukan Jalan, Tapi Sungai Sultan Syarif Kasim

Sabtu, 16 Desember 2023 | 11:48 WIB
Banjir di Dumai. (Instagram: @sepdum)

RIAUMAKMUR.COM, DUMAI - Pasca diguyur hujan deras sejak tadi malam, hingga siang ini, Kota Dumai masih terendam banjir di beberapa wilayah.

Pantauan Riaumakmur.com di akun instagram sepdum, terlihat ada beberapa ruas jalan di Kota Dumai yang terdampak banjir parah.

"Selamat pagi, Dumai. Hujan deras tengah malam tadi mengakibatkan beberapa titik dalam kota tergenang air. Kembali mengingatkan, bagi yang akan beraktivitas dengan kendaraan bermotor pagi ini agar lebih berhati-hati saat berkendara karena jalanan licin. Jas hujan jangan lupa karena sebagian masih gerimis," tulis akun tersebut, Sabtu pagi (16/12/2023).

Baca Juga: Tuntaskan Sengketa Lahan Ruas Jalan Pekanbaru - Dumai, DPRD Riau Rekomendasikan Bentuk Tim Terpadu

Akun tersebut juga memposting beberapa daerah yang mengalami banjir, diantaranya Jalan Kamboja dan Jalan Teratai. Dimana, tampak jalanan tertutupi oleh genangan air.

Tak hanya itu, Jalan Dock Yark dan Jalan Sultan Syarif Kasim juga tidak luput dari genangan air, dan sampai sekarang belum ada informasi terkait surutnya air tersebut.

Sontak saja, kondisi banjir ini membuat netizen membuat sindiran kepada pemerintah.

Baca Juga: Pekanbaru Dikepung Banjir, Warganet Sindir Sungai Kuansing Pindah, Info yang Jual Sampan

"Ini bukan Jalan tapi Sungai Sultan Syarif Kasim min" kata akun an********

"Penerima adipura ini bosss...senggol dong" tulis akun ch******

"Jangan tanya jalan belimbing macam mano" tulis akun @af*****

Salah seorang warga Jalan Sultan Syarif Kasim, Sari, mengatakan, selama bertahun-tahun baru ini dia mengalami banjir yang paling parah.

https://www.instagram.com/p/C05XVxRvPVi/?igshid=ZDE1MWVjZGVmZQ==


Sari mengungkapkan, dirinya sudah pernah menyampaikan hal ini kepada pemerintah, tapi pemerintah menjawab bahwa ini masih dalam tahap pengerjaan.

Kata dia, aliran air mengalami hambatan karena ada pengerjaan drainase, yang menurut dia tidak mempertimbangkan potensi bencana.

"Pembangunan drainase ini kurang mempertimbangkan kondisi, seharusnya ada lubang di sisi kiri kanan, supaya air tetap mengalir. Tapi kondisinya drainase dibuat lebih tinggi dari jalan, sehingga air berkumpul di jalan," jelasnya.


"Jadi, drainase bukan menyelesaikan banjir, malah menambah banjir," tuturnya.

Selain pembangunan drainase, Sari juga melihat, ada beberapa pembangunan lain yang tidak mempertimbangkan potensi bencana.

"Misalnya di Jalan Sultan Syarif Kasim, dibangun di lokasi A,  disana belum tuntas sudah dilanjutkan ke lokasi B. Akhirnya di tempat A itu terbengkalai, dan salah satu dampaknya adalah banjir ini," terangnya.

Sari berharap, Wali Kota Dumai, H Paisal, untuk serius mengatasi persoalan ini. Apalagi, masa jabatannya sisa kurang dari satu tahun lagi.

"Kalau kondisi Dumai begini, saya pesimis Pak Wali Kota ini bisa dua periode, karena banjir ini adalah bencana yang memberi banyak dampak, terutama dari sisi ekonomi dan pendidikan," tutupnya.***

Tags

Terkini