berita

Baru Memimpin Riau Selama Dua Bulan, Edy Natar Nasution Rombak Habis Birokrasi Riau, DPRD Riau: kebijakan Ugal-ugalan

Rabu, 3 Januari 2024 | 20:12 WIB
Anggota Komisi I DPRD Riau, Supriyanto.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Anggota Komisi I DPRD Riau, Supriyanto, menilai kebijakan mutasi pejabat yang dilakukan Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, berdampak terhadap situasi dan kondisi internal Pemprov Riau.

Pasalnya, kata Supriyanto, mutasi yang dilakukan Gubernur Riau Edy Natar Nasution, tidak bisa dinafikan berdampak sejumlah pejabat terkena non job.

"Kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur Riau Edy Natar Nasution adalah kebijakan ugal - ugalan. Karena perombakan besar terjadi, tentu akan mengganggu stabilitas kerja," ujar Supriyanto, Rabu (3/1/2024).

Baca Juga: Mutasi Pejabat Bikin Birokrasi Rusak, Supriyanto: Hanya Syur Sendiri

Komisi I juga, kata Suprianto akan memanggil BKD dan Baperjakat untuk mengetahui lebih lanjut apa yang sebenarnya terjadi sampai terjadi perombakan di penghujung tahun tersebut.

"Kita panggil dulu BKD sama Baperjakat. Kita mau mempertanyakan, mekanismenya. Orang yang ditempatkan sudah sesuai dengan tupoksinya atau tidak," terangnya.

Anggota Fraksi PKB ini juga mengatakan pihaknya banyak mendapatkan laporan terkait ugal - ugalan tersebut, karena banyak dugaan main mata dalam mutasi tersebut.

Baca Juga: Dukung Penuh Perjuangan Panjang Pemekaran Kota Duri, Eddy Yatim: Ini Mimpi yang Tertunda

Dugaan dugaan tersebut yang akan didalami oleh komisi I, dengan pertama memanggil BKD dan Baperjakat.

"Jika nanti Komisi I menemukan temuan atas dugaan itu dan memang ada yang melanggar, bisa saja kita akan laporkan ke Irjen Kemendagri untuk menurunkan tim khusus untuk melakukan pemeriksaan mendalam," tukasnya.

Merespon adanya perombakan besar - besaran ASN yang dilakukan oleh Gubernur Riau Edy Natar Nasution, anggota Komisi I DPRD Riau Suprianto mengatakan pihaknya di komisi akan membahas dan mengusulkan rekomendasi terkait hal tersebut.

Baca Juga: Sebut Ada Praktik 'Unjuk Kekuasaan', DPRD Riau Buka Pengaduan 'Korban Mutasi'

Untuk diketahui, Pemprov Riau melakukan perombakan besar-besaran di jajaran pejabat eselon IV, III dan eselon II pada penghujung tahun 2023 lalu.

Bahkan, jabatan Kepala Sekolah SMA/ SMK tidak luput juga terkena bongkar pasang.

Edy Natar Nasution sendiri baru menjabat sebagai Gubernur Riau pada akhir November 2023 lalu, setelah sebelumnya menjabat Plt Gubernur Riau,  pasca Syamsuar resmi mengundurkan diri, pada 3 November 2023 silam.***

Tags

Terkini