Pria yang akrab disapa dr Ibeng ini mengatakan, usulan bantuan makanan tambahan itu lantaran kabupaten kota terdampak banjir meminta bantuan PMT untuk balita dan ibu hamil.
Ibeng menjelaskan, bantuan tambahan makanan balita dan ibu hamil itu sudah di distribusikan ke daerah terdampak banjir, seperti Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, dan terakhir di Kabupaten Rokan Hilir.
"PMT balita dan ibuk hamil itu seperti biskuit susu. Untuk jumlah bantuan yang kita terima saya tidak ingat datanya. Yang jelas usulan kita sudah direspon Kemenkes, karena ketersediaan di pusat masih ada," sebut Ibeng.
Sebab selain obat-obatan, saat ini balita dan ibu hamil di kabupaten kota terdampak banjir membutuhkan bantuan makanan tambahan.
"Karena kemarin usulan kita tidak hanya untuk daerah yang mengusulkan. Tapi daerah yang belum mengusulkan juga kita masukan dalam usulan permintaan ke Kemenkes, karena untuk jaga-jaga sewaktu-waktu ada daerah yang membutuhkan," katanya,