berita

BMKG Perkirakan Musim Kemarau 2024 Mundur Dibanding Tahun Sebelumnya

Sabtu, 16 Maret 2024 | 05:54 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan tentang prediksi musim kemarau 2024

Baca Juga: Dua Agen Travel Online Belum Mendaftar sebagai PSE ke Kominfo

Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi akan tetap netral setidaknya hingga September 2024. Sedangkan kondisi suhu muka laut di Indonesia, diprediksikan berada dalam kondisi yang lebih hangat, dengan kisaran +0.5 - +2.0 derajat celcius lebih hangat dari kondisi normalnya.

Lebih lanjut, Dwikorita juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah dan masyarakat untuk menghadapi musim kemarau 2024.

BMKG mengimbau Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, institusi terkait, dan seluruh masyarakat untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau terutama di wilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal (lebih kering dibanding biasanya).

Baca Juga: Kebutuhan Beras Maret-Mei 2024 dalam Kondisi Aman

"Wilayah tersebut diprediksi dapat mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan kekurangan sumber air," ucapnya.

Pemerintah daerah, menurutnya, dapat lebih optimal melakukan penyimpanan air pada akhir musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.

Selain itu, tindakan antisipasi juga diperlukan pada wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau atas normal (lebih basah dari biasanya) terutama untuk tanaman pertanian atau hortikultura yang sensitif terhadap curah hujan tinggi. ***

Halaman:

Tags

Terkini