berita

Kata Agung Nugroho Soal Pembangunan Sirkuit Balap Permanen, Bisa Bantu Sektor Ekonomi dan Dilakukan Bertahap

Kamis, 28 Maret 2024 | 20:55 WIB
Ketua IMI Provinsi Riau, H Agung Nugroho.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau, H Agung Nugroho, menyampaikan perkembangan rencana pembangunan sirkuit permanen di Kota Pekanbaru.

Hal tersebut disampaikan Agung Nugroho, dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Riau sekaligus buka puasa bersama dan HUT IMI yang ke 118, Kamis (28/3/2024).

Dikatakan Agung Nugroho, perjuangan pembangunan sirkuit ini memang tidak mudah, dan perjuangan panjang ini baru berhasil pada tahun 2022.

Baca Juga: Apresiasi Pembangunan Sirkuit di Pekanbaru, Achmad Faisal Reza: Bisa Akomodir Bakat Anak Muda dan Bisa Bantu UMKM

Ditandai dengan dilakukannya uji kelayakan, dan dilanjutkan Detail Engineering Design (DED) pada tahun 2024, dan untuk pembangunan fisik awal pada tahun 2025 dengan perkiraan biaya sekitar Rp 150 M.

Agung mengakui, pembangunan ini ada yang suka dan ada juga yang tidak suka. Dan dia memaklumi jika ada yang tidak setuju dengan rencana ini.

Dan alasan orang yang tidak suka adalah karena masih banyak kebutuhan anggaran untuk bidang infrastruktur di Pekanbaru.

Baca Juga: Tepati Janji, Agung Nugroho Anggarkan Rp 1,5 Miliar Untuk Siapkan Sirkuit Balap di Pekanbaru, Apresiasi Dukungan Pj Gubri, Targetkan 2025 Tuntas

Oleh karna itu, kepada peserta Rakerprov, Agung mengatakan bahwa pembangunan sirkuit ini tetap akan berjalan, tapi akan melalui proses penganggaran yang bertahap.

"Kita akan anggarkan secara bertahap, supaya tak ada gejola. Boleh kita kedepankan hobi, tapi harus dilihat dari sisi lain, misalnya prioritas kebutuhan yang lain," tambahnya.

Lebih jauh, Agung menyebut bahwa, sebelum pembangunan fisik sirkuit ini, nantinya akan ada rapat intens dengan Dinas PUPR, supaya sirkuit ini pemanfaatannya maksimal.

Baca Juga: Dishub Pekanbaru: Balap Liar di Jalan Umum Diancam Pidana 1 Tahun dan Denda Rp3 Juta

"Jadi rencananya sirkuit ini tidak hanya untuk kelas 250 cc, tapi juga untuk kelas 600 cc. Bisa untuk dragbike dan lainnya, bahkan bisa untuk gokart juga. Makanya, kita IMI harus jemput bola untuk pembangunan sirkuit ini," terangnya.

Selain untuk otomotif, sirkuit ini juga akan dipakai untuk arena pecinta skateboard, pameran otomotif, dan banyak iven lainnya.

"Insya Allah kalau ini selesai, perekonomian akan meningkat. Karena akan ada perputaran ekonomi disana, mulai dari penjual spare part, bengkel otomotif, penjualan pakaian, hingga bisnis perhotelan juga akan berdampak," tuturnya.

Baca Juga: Hj Sulastri Raih Suara Tertinggi di Pekanbaru, Jadi Bukti Kebangkitan Demokrat di Kota Bertuah, Ini Kata Agung Nugroho

Dalam Rakerprov itu, Agung juga berharap agar Rakerprov ini bisa menghasilkan banyak kesepakatan yang berdampak pada eksistensi IMI di Provinsi Riau.***

Tags

Terkini