RIAUMAKMUR.COM - Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat orang asli papua (OAP), Pemerintah Distrik Waibhu melakukan kegiatan pelatihan dan keterampilan kerajinan tangan yang dibuka langsung Kepala Distrik Waibhu Jenny Deda di Aula Balai Pertanian Toware Doyo Lama, Selasa 11 Juni 2024.
Pelatihan ini diikuti sekitar 100 orang peserta yang berasal dari tujuh kampung di Distrik Waibhu.
Kepala Distrik Waibhu Jenny Deda saat diwawancarai mengatakan, kegiatan pelatihan dan keterampilan kerajinan tangan dilakukan sebagai pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan pembelajaran supaya warga lokal mampu mandiri.
Baca Juga: Resmi! Unri Batalkan Kenaikan UKT
"Melalui pelatihan ini juga dapat mewujudkan pendidikan ketrampilan OAP sehingga memiliki keterampilan yang mumpuni bagi masyarakat Distrik Waibhu," ujarnya.
Narasumber yang didatangkan menurut Jenny juga adalah orang yang berkompeten di Kabupaten Jayapura. "Jadi Pak Korinus Ohee ini memang pelopor seni lukis dan ukir di Kabupaten Jayapura dan kita sudah bisa melihat hasil karyanya di Asei pulau,” katanya.
Tidak hanya itu, Jenny Deda juga mengungkapkan kegiatan ini dapat menghasilkan kerajinan tangan yang berbeda dari daerah lainnya sehingga menjadi ciri khas dari Distrik Waibhu yang bisa dikenal masyarakat luas, serta meningkatkan ekonomi bagi kehidupan masyarakat di kampung.
Baca Juga: Gunakan Pesawat Casa TNI AU, Hujan Buatan Sudah Dilakukan di Empat Daerah di Riau
Jenny Deda berharap, kegiatan pelatihan dan keterampilan kerajinan tangan yang dilakukan Pemerintah Distrik Waibhu dari tujuh kampung memiliki potensi dan mampu menghasilkan ciri khasnya Waibhu. Apalagi di setiap wilayah Sentani berbeda-beda seninya. Sehingga ada ukiran yang berbeda dari setiap wilayah baik Sentani Timur, Sentani, Sentani Barat dan Waibhu.
"Seni lukis dan seni merias wajah yang dilatih, sehingga khas dari Waibhu sendiri bisa dikenal juga dengan masyarakat. Hasilnya mampu menaikkan kreatifitas dan perekonomian di Distrik Waibhu karena hasil kerajinan yang dibuat akan dipasarkan di Festival Danau Sentani (FDS) pada 19 Juni 2024," pungkas Jenny Deda.