RIAUMAKMUR.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura melakukan kegiatan pelaksanaan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat dasar pelatihan pengelolaan destinasi wisata 2024, Rabu 12 Juni 2024.
Kegiatan dilakukan dari 12-14 Juni 2024 dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay di Sentani. Kegiatan pelatihan pengelolaan destinasi wisata ini rutin digelar setiap tahunnya.
Ted Y Mokay kepada wartawan berharap, pengelola destinasi wisata setelah dilakukan pelatihan tersebut dapat mengelola pariwisata dengan lebih baik. “Mampu memberikan rasa aman kepada pengunjung dari orang yang tidak bertanggung jawab dan memberikan rasa aman dengan ketersediaan fasilitas umum yang memadai, seperti toilet, kamar ganti dan kebersihan," ujarnya.
Baca Juga: Resmi! Unri Batalkan Kenaikan UKT
Ted Mokay juga meminta kepada pengelola destinasi wisata dapat mengembangkan usahanya dengan memberi daya tarik tersendiri kepada para wisata yang berkunjung.
"Pada pelatihan pengelolaan destinasi wisata, pengelola wisata tidak hanya diberikan materi, tetap pengelola wisata akan diajak ke lapangan untuk memberikan pemahaman yang benar, serta memiliki kesadaran untuk memberikan PAD (pendapatan asli daerah) kepada Pemkab Jayapura," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayapura Klinton Suebu menyampaikan, sumber PAD yang bisa diberikan pengelola wisata kepada pemerintah bisa berasal dari biaya parkir, penginapan seperti pondok-pondok, homestay dan gazebo yang sudah dibangun pemerintah untuk dimanfaatkan pengelola wisata.
Baca Juga: Gunakan Pesawat Casa TNI AU, Hujan Buatan Sudah Dilakukan di Empat Daerah di Riau
"Selama ini pemerintah mendukung pariwisata dengan membantu fasilitas penunjang pariwisata. Namun tidak ada feedback setoran retribusinya dalam hal PAD ke Kabupaten Jayapura," ujarnya.
Karenanya Klinton berharap kepada peserta pengelola wisata dapat berkomitmen menyetorkan retribusi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk meningkatkan PAD.
Kegiatan pelatihan pengelolaan destinasi wisata 2024 ini bersumber dari dana otonomi khusus (otsus) pada pengelolaan pariwisata serta difokuskan ada peningkatan PAD Kabupaten Jayapura. Untuk peserta pengelola wisata yang hadir sebanyak 40 orang.