RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah merancang program untuk memberikan makan siang gratis dan bergizi kepada 3.000 warga.
bt ini tidak hanya menyasar pelajar SD dan SMP, tetapi juga diperluas untuk ibu hamil dan anak di bawah lima tahun (balita).
Menurut Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Pekanbaru telah dipilih sebagai salah satu daerah untuk menguji coba program makan siang gratis ini.
"Kami akan memulai uji coba program ini di beberapa sekolah SD dan SMP. Pekanbaru merupakan salah satu daerah yang dipercaya untuk melakukan uji coba ini," ujar Indra Pomi dikutip Rabu (14/8/2024).
Sebelumnya, Pemko Pekanbaru juga telah menggelar rapat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru terkait hal ini. Rapat yang diprakarsai oleh Kepala Disketapang Maisisco ini melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli gizi, Dinas Kesehatan, para distributor, dan Dinas Pendidikan. Tujuannya adalah untuk merancang perencanaan yang matang mulai dari penyiapan hingga distribusi makanan, serta memastikan aspek gizinya terpenuhi.
Uji coba ini bertujuan untuk menemukan model makanan yang paling tepat dan dapat diterima oleh penerima manfaat.
"Sebanyak 3.000 orang akan mendapatkan manfaat dari program ini, yang terdiri dari 421 pelajar SD, 2.255 pelajar SMP, 45 ibu hamil, dan 279 balita," ungkapnya.
Indra Pomi juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pemangku kebijakan dan para distributor dalam pelaksanaan program ini.
Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian lokal.
"Makan siang gratis ini bukan hanya soal memberikan nutrisi yang baik, tetapi juga akan menjadi penggerak perekonomian masyarakat," tambahnya.
Dengan inisiatif ini, Pemko Pekanbaru berharap dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi kesehatan generasi muda, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.