RIAUMAKMUR.COM - Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Midi Siswoko, bersama pejabat teras Polda Maluku Utara, melakukan peninjauan ke lokasi terdampak bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Senin (26/8/2024). Peninjauan ini bertujuan untuk menilai langsung dampak bencana dan koordinasi penanganan lebih lanjut.
Dalam peninjauan tersebut, Irjen Pol. Midi Siswoko melaporkan bahwa tim gabungan telah menemukan tiga korban meninggal dunia yang tertimbun tanah akibat bencana.
Dengan penemuan tersebut, total korban meninggal menjadi 16 orang dari total 19 orang yang dilaporkan hilang.
Baca Juga: BPOM Aceh dan RRI Banda Aceh Gelar Dialog Efektivitas Pemberian Makanan Bergizi Gratis
"Saat ini, tiga korban masih dalam proses pencarian, sementara total rumah yang rusak mencapai 19 unit," ujar Midi. Dia juga menambahkan, keluarga korban sementara tinggal bersama kerabat mereka masing-masing.
Polda Maluku Utara telah menerjunkan sekitar 250-300 personel untuk membantu proses evakuasi dan penanganan bencana.
Personel yang dikerahkan terdiri dari 150 Brimob, 40 Samapta, 15 Polairud, 8 Dokkes, dan 60 personel dari Polres Ternate.
Baca Juga: Pj Gubernur Gorontalo Lepas Kontingen Gorontalo yang Akan Bertanding pada PON XXI
Kapolda Maluku Utara mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tabah menghadapi musibah ini. "Ini adalah cobaan dari yang Maha Kuasa. Kami berharap keluarga yang selamat diberi kekuatan dan masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan bencana serupa di masa mendatang," imbaunya. ***