RIAUMAKMUR.COM - Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang digelar di Aceh-Sumut tidak hanya menjadi ajang olahraga nasional yang meriah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat, khususnya para pedagang mainan dan makanan ringan keliling.
Para pedagang yang biasanya berkeliling untuk menjajakan dagangan mereka merasa mendapat berkah dari perhelatan empat tahunan ini.
Salah satunya adalah Rahmi, seorang pedagang keliling, yang mengaku penghasilannya meningkat hingga lima kali lipat selama PON XXI berlangsung.
Baca Juga: Menkominfo Ingatkan Mahasiswa Tingkatkan Kewaspada Gangguan Informasi Jelang Pilkada Serentak 2024
Biasanya, Rahmi yang berjualan di Blang Padang, Banda Aceh, hanya mampu mendapatkan keuntungan sekitar Rp100 ribu per hari.
Namun, sejak dimulainya PON XXI, ia mampu memperoleh pendapatan antara Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per hari. Wanita berusia 35 tahun ini sangat bersyukur atas rezeki yang didapat dari acara PON.
Rahmi menjelaskan bahwa dagangannya laris manis karena ramainya pengunjung. Menurutnya, event ini menarik minat dari berbagai kalangan, sehingga menjadi magnet tersendiri bagi para pedagang kecil.
Baca Juga: BNPB Harapkan Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bahaya Pascagempa M4,9
Sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Rahmi berharap pemerintah daerah lebih bijak dalam membantu masyarakat.
Salah satu yang ia harapkan adalah fasilitas lapak gratis untuk pedagang kecil, terutama selama acara besar seperti PON, mengingat ia dan pedagang lain kesulitan untuk menyewa toko atau stand.