RIAUMAKMUR.COM - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menilai Piala Citra bukan simbol apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras sineas Indonesia. Tetapi, mencerminkan keanekaragaman kekayaan budaya Indonesia dengan memperkenalkan wajah bangsa ke mata dunia.
"Bukan hanya bagi penikmat film dan penonton saja. Tapi juga untuk membangun citra Indonesia di kancah global," kata Fadli dalam pidato Piala Citra Festival Film Indonesia di ICE BSD, Tangerang, Rabu 20/11/2024), malam.
Lebih lanjut, Fadli memastikan, Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung ekosistem perfilman Indonesia.
Baca Juga: KPU Gorontalo Gelar Apel Logistik dan Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada 2024
Upaya itu, lanjutnya, sejalan dengan amanah Undang-Undang (UU) no. 5 tahun 2017, tentang pemajuan kebudayaan untuk menjadi nilai luhur.
Fadli juga menejelaskan amanat dari pasal 32 UUD 1945 yang menjelaskan pemerintah memiliki wewenang untuk memajukan kebudayaan Indonesia.
"Kita juga menjamin setiap warga negaranya untuk memelihara dan mengembangkan budayanya masing-masing," ucapnya.
Karena itu, peran Kementerian Kebudayaan untuk berkomitmen melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan serta membina kebudyaaan Indonesia.
Demi menciptakan talenta terbaik bangsa, untuk mewjudkan masyarakat Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari, dan berprikbadian dalam kebudayaan.