berita

Budiman Bicara Peran Industri Digital Entasan Kemiskinan

Sabtu, 14 Desember 2024 | 16:00 WIB
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko memberi sambutan dalam Temu Gerakan Desa Membangun di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2024) sore. (ANTARA/Sumarwoto.)

RIAUMAKMUR.COM - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan desa menjadi bagian utama dari upaya pengentasan kemiskinan. Ia menyebut pentingnya peran kreator-kreator konten lewat industri digital.

Demikian disampaikan Budiman di acara Temu Gerakan Desa Membangun di Desa Melung, Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2024) sore. Ia mengapresiasi kegiatan ini dihadiri pegiat Gerakan Desa Membangun (GDM) dari sejumlah kabupaten di Jateng.

"Ini bagus, ini inisiatif untuk bagaimana menyadarkan bahwa desa harus menjadi bagian utama pengentasan kemiskinan. Dengan adanya kreator-kreator konten berarti keinginan lewat industri digital, ingin melakukan pengentasan kemiskinan," kata Budiman.

Baca Juga: Menkomdigi Dukung Transformasi STMM Yogyakarta Jadi Politeknik Digital

Padahal, kata Budiman, industri digital merupakan bagian terintegrasi pengentasan kemiskinan. Karena banyak kesejahteraan, banyak kekayaan, maupun banyak nilai yang lahir jika sangat cerdas memanfaatkan teknologi digital.

Menurutnya, ilmu yang berkaitan dengan teknologi digital harus dimiliki semua orang, termasuk orang miskin. "Orang miskin bukan berarti bodoh, mereka bisa juga, cuma selama ini belum ada kesempatan," ujarnya.

"Jadi saya kira teman-teman GDM ini bisa menjadi fasilitator untuk mengentaskan kemiskinan lewat transformasi digital," ucap Budiman. Terkait target pengentasan kemiskinan, ia mengatakan Presiden Prabowo telah menargetkan menekan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada 2026.

Baca Juga: Kemenperin Optimalkan Program P3DN untuk Dorong Produktivitas Industri Lokal

Sedangkan kemiskinan biasa akan ditekan hingga 5 persen pada 2029. Karena itu, pihaknya saat ini sedang membantu Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyinkronkan data supaya bisa menjadi data tunggal.

"Kemudian BPS nanti juga menjadi pengelola data tunggal itu, saya kira itu yang akan kita lakukan. Sekarang ini 'kan sedang menyusun rencana induk pengentasan kemiskinan 2024-2029," ujar Budiman.

Tags

Terkini