Sekolah di Italia berpotensi tak ada murid karena krisis populasi.
Krisis populasi yang kini tengah dihadapi negara itu kian mengjawatirkan pemerintah. Salah satu imbasnya, sekolah di Italia terancam tak ada murid.
Krisis populasi di Italia akan sangat berdampak pada berbagai sektor, salah satunya di sektor pendidikan. Sekolah tutup karena tak ada murid yang akan belajar mungkin saja akan terjadi ke depannya.
Jumlah siswa di sekolah Italia terus mengalami penurunan hingga 1 juta 10 tahun yang akan datang.
Angka Ibu yang melahirkan anak juga menyusut bahkan pada level terendah dalam sejarah mencapai di bawah 400 ribu pada tahun 2022.
Jumlah ini bahkan 14 kali berturut-turut dengan total populasi keseluruhan menurun 179 ribu menjadi 58,85 juta.
Manusia yang meninggal dan memasuki usia tua di Italia tentulah sebuah kekhawatiran besar bagi pemerintah Italia.
Hal ini tentu saja akan memicu penurunan produktivitas ekonomi dan biaya kesejahteraan lebih inggi di negara tersebut.
Apalagi, Italia adalah negara dengan tagihan pensiun tertinggi di 38 negara Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan, pemerintah telah menelaah untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang ingin punya anak di sana untuk tujuan meningkatkan angka kelahiran.
Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Italia Valditara, jumlah murid diperkirakan akan menyusut hingga 6 juta pada tahun 2033. "Skenarionya mengkhawatirkan," kata Valditara.***