berita

Pria Brutal yang Aniaya Purel Cantik di Subah hingga Tewas Ditangkap, Polisi Amankan Botol Miras dan Parang

Kamis, 1 Juni 2023 | 15:15 WIB
Pria yang diduga aniaya purel cantik hingga tewas di Subah Batang.

RIAUMAKMUR.COM, BATANG - Kepolisian Resor (Polres) Batang berhasil menangkap seorang pria berinisial AP (36) yang diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan terhadap seorang purel (pemandu karaoke) cantik di sebuah kafe yang terletak di Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Batang, Jawa Tengah (Jateng), pada Kamis (1/6/2023) dini hari.

Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun, melalui Kasatreskrim Polres Batang, AKP Andi Fajar, mengungkapkan bahwa pelaku AP (36) telah diamankan bersama barang bukti berupa botol bekas minuman keras dan sebilah parang yang diduga untuk menganiaya purel cantik di Subah itu.

"Kami telah menangkap pelaku AP (36) beserta barang bukti yang ditemukan salahsatunya sebilah parang (Yang didug digunakan untuk menganiaya purel cantik di Subah, red)," kata AKP Andi Fajar dikutip dari Pojokbaca.id, Kamis (10/06/2023) siang.

Baca Juga: Kematian Tragis Purel Cantik di Subah Batang, Diduga Dianiaya Brutal dengan Parang

Namun, AKP Andi Fajar belum memberikan informasi lengkap terkait biodata pelaku maupun korban. "Masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, kami akan memberikan informasi lebih lanjut nanti," tambahnya.

Sebelumnya, seorang wanita cantik yang bekerja sebagai purel di sebuah kafe di Subah mengalami penganiayaan yang mengakibatkan kematiannya. Korban bernama Sofi menjadi korban kekerasan yang terjadi di sebuah kafe di Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, pada Kamis (1/6/2023) dini hari.

Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Seorang Mahasiswa Ditemukan Tewas di Jalan SM Amin Pekanbaru

Kasatreskrim Polres Batang, AKP Andi Fajar, membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, insiden ini terjadi pada Kamis dini hari. Namun, korban meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan medis di RSUD Limpung Kabupaten Batang pada Kamis sekitar pukul 07.00 WIB," ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tubuh korban saat dilarikan ke RSUD Limpung penuh dengan luka lebam di bagian wajah, leher, dada, perut, dan kaki. Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap fakta-fakta yang terkait dengan kematian tragis tersebut.

"Dari hasil penyelidikan sementara, diduga korban mengalami penganiayaan berat," tambahnya.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Pengusaha Sawit Tewas di Hotel Pekanbaru, Diduga Serangan Jantung?

Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi. Barang bukti yang disita antara lain satu bilah parang, satu botol bekas minuman keras AO Bocil, dan rekaman CCTV. Selain itu, petugas juga berhasil menangkap seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku dalam kasus ini.

Rohyat, pengelola kafe, mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui permasalahan tersebut, karena pada saat kejadian ia tidak berada di lokasi. Namun, dari rekaman CCTV terungkap bahwa korban mendapat ancaman dari pelaku yang merupakan operator di kafe tersebut dan menggunakan sebilah parang.

Halaman:

Tags

Terkini