RIAUMAKMUR.COM - Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi fokus Forum Pekanbaru Kota Bertuah (FPKB), langkah kerjasama dengan daerah lain yang telah berhasil mengembangkan UMKM mereka menjadi prioritas. Kabupaten Pariaman, Sumatera Barat, menjadi salah satu contoh sukses dalam membangun sektor UMKM.
Di Pariaman, UMKM telah berkembang pesat, meliputi berbagai bidang seperti Kerajinan Sulaman, Rajutan, Bordir, Selendang, Tas, Makanan ringan, Kerajinan Lidi, Mukena, dan Produk Abro Food, yang mengemas rempah-rempah untuk keperluan masak.
Menginspirasi dari kemajuan tersebut, UMKM FPKB merencanakan kunjungan studi banding ke Pariaman dalam waktu dekat.
Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memperluas pengetahuan dan wawasan serta mempelajari strategi yang telah diterapkan di Pariaman guna mengadopsinya di Pekanbaru.
Salah satu potensi unggulan Riau yang dapat diolah menjadi kerajinan adalah lidi sawit. Lidi sawit memiliki potensi yang tinggi sebagai bahan baku pembuatan piring, kotak lampu/lampion, tas, dan lain-lain.
Dalam upaya memanfaatkan potensi tersebut, pengurus Forum Pekanbaru Kota Bertuah bersama anggota UMKM FPKB akan melakukan studi banding dan kunjungan kerja ke berbagai pusat kerajinan di Pariaman serta tempat-tempat lainnya.
"Insyaallah, pada tanggal 8 Juli 2023 mendatang, kami bersama anggota UMKM binaan FPKB dan beberapa pengurus lainnya akan mengunjungi berbagai pusat kerajinan serta tempat pembuatan sulaman dan makanan yang terdapat di Pariaman," ujar Ketua Forum Pekanbaru Kota Bertuah (FPKB), Masril, Jumat (30/6/2023).
"Kegiatan ini penting bagi kami karena akan memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota UMKM dalam hal produksi, pengolahan bahan-bahan, serta cara mengembangkan usaha mereka," tambah Masril Ardi.
Studi banding ke Pariaman yang direncanakan selama dua hari ini akan melibatkan sekitar 35 orang, khususnya anggota UMKM FPKB. Melalui kunjungan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh inspirasi dan pengalaman yang berharga dalam mengembangkan usaha mereka.
Selain mempelajari teknik produksi dan pengolahan, para peserta studi banding juga akan berinteraksi langsung dengan para pengrajin dan pelaku UMKM di Pariaman.
Hal ini diharapkan dapat membangun jaringan kerja sama antar-UMKM serta memperluas peluang pasar bagi produk-produk unggulan Pekanbaru.
Dalam kunjungan ini, UMKM FPKB juga akan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah Pariaman serta lembaga terkait lainnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik dalam mengembangkan UMKM di Pekanbaru.
Melalui semangat studi banding ini, diharapkan pertumbuhan UMKM di Pekanbaru dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Dengan memanfaatkan potensi yang ada serta menerapkan strategi yang berhasil, UMKM di Pekanbaru diharapkan dapat tumbuh menjadi lebih maju dan berdaya saing. ***