IHSG Diprediksi Bergerak Positif, Namun Emiten Minyak Wait and See Pekan Ini

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Selasa, 5 Desember 2023 | 15:38 WIB
Ilustrasi Saham! Ramalan Zodiak Leo untuk 5 Desember 2023: Hindari Bersikeras atau Mengungkit Luka Lama (pixabay)
Ilustrasi Saham! Ramalan Zodiak Leo untuk 5 Desember 2023: Hindari Bersikeras atau Mengungkit Luka Lama (pixabay)


RIAUMAKMUR.COM, ROHIL - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak positif di atas level 7.000 setelah ditutup di level 7.059 pada Jumat lalu, 1 Desember 2023. Emiten minyak lebih baik wait and see pekan ini.

Beberapa faktor mempengaruhi pergerakan IHSG tersebut.

Community Lead IPOT, Angga Septianus menjelaskan geliat IHSG yang terus positif pada minggu lalu tertopang 3 sentimen, yakni diskusi OPEC+ terkait pemotongan supply minyak, rebalancing Indeks MSCI serta sentimen inflasi dan PMI Indonesia November.

Baca Juga: Bigetron Era Jadi Pemenang ULS SEA Championship 2023, Taklukkan GPX Basreng

Menurutnya harga minyak turun lebih dari 2% pada perdagangan Kamis lalu setelah produsen OPEC+ menyetujui pengurangan produksi minyak secara sukarela untuk kuartal pertama tahun depan yang jauh dari ekspektasi pasar.

Negara - negara besar penghasil minyak yakni Arab Saudi, Rusia, dan anggota OPEC+ lainnya, yang memproduksi lebih dari 40% minyak dunia, menyetujui pengurangan produksi sukarela mendekati 2 juta barel per hari (bph) pada kuartal pertama tahun 2024.

Setidaknya 1,3 juta barel per hari dari pemotongan tersebut merupakan perpanjangan dari pembatasan sukarela yang sudah dilakukan Arab Saudi dan Rusia.

Baca Juga: Bandara Internasional Minangkabau Tetap Beroperasi Melayani Penerbangan Meski Gunung Marapi Erupsi

Diketahui sebelumnya, para delegasi mengatakan pengurangan tambahan baru yang sedang dibahas adalah sebesar 2 juta barel per hari.

"Setelah diskusi OPEC+, ternyata emiten-emiten minyak tidak terdongkrak. Perekonomian ke depan terkait minyak juga tidak banyak demand. Permintaan minyak nggak setinggi beberapa waktu yang lalu. Jadi untuk emiten minyak sebaiknya wait and see," sarannya pada Selasa, 5 Desember 2023.

Terkait rebalancing Indeks MSCI yang efektif 1 Desember 2023 dilakukan pada closing market. Di Global Standard Index: AMMN masuk, sementara INCO keluar. Global Small Cap: ARTO dan EMTK masuk, sedangkan BBYB, BUMI, PTPP, TINS & WIKA keluar.

Baca Juga: Kasus Covid 19 Melonjak Jelang Libur Akhir Tahun, Malaysia Belum Ambil Kebijakan Pemeriksan Atau Pembatasan, Wisatawan Masih Bisa Masuk

Sementara itu terkait sentimen inflasi dan PMI Indonesia November, inflasi Indonesia pada November 2023 tercatat 2,86% year on year dan 0,38% month on month dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 116.08.

Tingkat inflasi November 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan bulan yang sama tahun lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X