RIAUMAKMUR.COM - Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling umum diderita oleh perempuan di seluruh dunia.
Deteksi dini sangat penting dalam upaya mengatasi kanker payudara, karena semakin cepat kanker ini terdeteksi, semakin besar peluang kesembuhan yang ada.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa metode dan tanda-tanda yang dapat membantu mendeteksi kanker payudara secara dini.
1. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)
Pemeriksaan payudara sendiri adalah langkah awal yang mudah dan dapat dilakukan secara rutin di rumah. Lakukan pemeriksaan ini setiap bulan, biasanya seminggu setelah menstruasi. Caranya adalah:
a. Berdirilah di depan cermin dengan posisi tangan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan posisi payudara. Perhatikan juga apakah ada perubahan pada kulit, seperti kemerahan atau pembengkakan.
b. Angkat tangan ke atas dan periksa lagi apakah ada perubahan pada bentuk atau ukuran payudara.
c. Dengan menggunakan jari-jari yang agak basah, raba seluruh permukaan payudara secara perlahan dan perhatikan adanya benjolan, tonjolan, atau perubahan pada tekstur kulit.
2. Mamografi
Mamografi adalah metode pemeriksaan yang menggunakan sinar-X untuk menghasilkan gambar rontgen pada payudara. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi kanker payudara yang belum terasa atau terlihat.
Direkomendasikan untuk melakukan mamografi setelah usia 40 tahun atau lebih muda jika memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara.
3. Pemeriksaan Klinis Payudara oleh Tenaga Medis
Lakukan pemeriksaan klinis payudara secara rutin oleh dokter atau tenaga medis yang berpengalaman.
Mereka akan memeriksa payudara dan kelenjar getah bening di sekitarnya untuk mencari adanya perubahan atau benjolan yang mencurigakan.
Artikel Terkait
Lima Tahun Terakhir, Kasus Sifilis di Indonesia Meningkat Tajam
122 Kasus Sifilis Ditemukan di Riau Sepanjang 2023, Daerah Mana Tertinggi?
Penyebab Tingginya Kasus Bayi Terjangkit HIV di Indonesia, Ibu Hamil Tak Dapat Izin Tes HIV dari Suami
100.000 Orang Berpotensi Terjangkit, Kemenkes Ingatkan Penularan Virus HIV Masih Akan Terus Terjadi
Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Sifilis? Ini Penjelasan Diskes Riau
Inilah Daftar Profesi dan Daerah dengan Jumlah Penderita HIV AIDS Tertinggi di Riau
13.007 Warga Riau Pernah Terserang TBC, Paling Banyak Pekanbaru
Pemprov Riau Minta Para Dirut RS di Riau Komitmen Laporkan Kasus Pasien TBC
Stop Stigmatisasi dan Diskriminasi kepada Orang Dengan HIV dan AIDS
TBC Bisa Jadi Penyebab Utama Kematian ODHA HIV