Keluarga Ceritakan Kelanjutan Warung Legendaris Mbok Yem di Puncak Lawu Setelah Kepergiannya

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Kamis, 24 April 2025 | 15:47 WIB
Mbok Yem (Tangkap layar Twitter @jateng_twit)
Mbok Yem (Tangkap layar Twitter @jateng_twit)

RIAUMAKMUR.COM - Nama Wakiyem, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mbok Yem, telah lama menjadi sosok ikonik bagi para pendaki Gunung Lawu.

Ia dikenal luas sebagai penjaga warung di Hargo Dumilah, puncak tertinggi Gunung Lawu, yang telah melayani pendaki selama puluhan tahun.

Namun, kiprah panjangnya di dunia pendakian resmi berakhir.

Baca Juga: Ratu Rock n Roll Meninggal Dunia, Ini Penyakit yang Dikabarkan Pernah Diderita Tina Turner

Di usia senjanya, Mbok Yem memutuskan untuk menutup warungnya dan turun gunung guna menghabiskan sisa waktu bersama keluarga tercinta di rumah.

Keputusan itu diambil menjelang Hari Raya Idulfitri 2025, setelah kondisi kesehatannya terus menurun.

Cucunya, Syaiful Bahri, menceritakan bahwa Mbok Yem kembali ke rumah di Dusun Dagung, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan.

Setibanya di rumah, beliau harus menjalani perawatan intensif selama hampir tiga minggu di RSU Aisyiyah Ponorogo akibat komplikasi berbagai penyakit.

“Awalnya sempat membaik setelah dirawat, tapi beberapa hari usai Lebaran, kondisi beliau kembali menurun,” ungkap Syaiful di rumah duka pada Rabu malam, 23 April 2025.

Baca Juga: Iqbal Pakula 'Mas Bram' Meninggal Dunia, Punya Riwayat Sakit Jantung dan Sempat Pasang Ring 

Syaiful menjelaskan bahwa beberapa hari sebelum wafat, Mbok Yem masih bisa berbicara dan makan seperti biasa.

Namun, pada siang hari menjelang kepergiannya, kesehatannya mendadak memburuk hingga menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelum meninggal dunia, Mbok Yem sempat menyampaikan keinginan terakhirnya kepada keluarga.

Ia menyadari waktunya telah tiba untuk beristirahat dan tidak ingin kembali ke puncak Lawu.

“Beliau memang sudah bilang ingin pensiun. Maunya tinggal bersama keluarga, tak ingin naik gunung lagi,” ujar Syaiful.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X