Viral Nenek di Boyolali Dikeroyok karena Curi Bawang, Deddy Corbuzier: Koruptor yang Harusnya Dipukuli

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Rabu, 14 Mei 2025 | 16:00 WIB
Artis sekaligus influencer, Deddy Corbuzier. (Instagram.com/@mastercorbuzier)
Artis sekaligus influencer, Deddy Corbuzier. (Instagram.com/@mastercorbuzier)

RIAUMAKMUR.COM - Aksi pengeroyokan terhadap seorang nenek di Boyolali, Jawa Tengah, karena kepergok mencuri dua kilogram bawang, tengah menjadi sorotan publik di media sosial.

Cuplikan video yang memperlihatkan sang nenek bersimbah darah usai dipukuli sejumlah orang memicu kemarahan netizen dan menuai kritik tajam dari publik figur, salah satunya Deddy Corbuzier.

Melalui kanal YouTube miliknya yang tayang pada Rabu, 14 Mei 2025, Deddy mengungkapkan kekesalannya terhadap insiden tersebut.

Baca Juga: Pilu Anak Korban Ledakan di Garut, Klarifikasi Tuduhan Ayahnya Kumpulkan Sisa Amunisi

Ia menilai tindakan main hakim sendiri terhadap lansia tidak manusiawi dan tidak sebanding dengan kesalahan yang dilakukan.

“Dia (nenek) kepergok mencuri bawang dua kilogram, habis sama massa, dikeroyok, dipukulin,” ungkap Deddy.

Deddy menyebut dirinya berbicara lantang agar didengar pemerintah.

“Saya mau bicara untuk didengarkan oleh pemerintah, walaupun saya juga termasuk di dalamnya,” ujarnya.

Ia lalu mengibaratkan kondisi ketidakadilan saat ini dengan sepasang sandal jepit yang tidak seimbang.

“Semua orang ingin dunia ini adil, tapi sekarang sudah seperti sandal jepit, yang satu licin, yang satu copot,” kata Deddy.

Menurutnya, perlakuan terhadap nenek pencuri bawang itu sangat kontras jika dibandingkan dengan kasus koruptor yang justru kerap mendapat perlakuan lunak.

“Nenek-nenek mencuri bawang, koruptor mencuri uang negara. Kira-kira siapa yang harus dipukulin? Kira-kira siapa yang harus dihukum?” tegasnya.

Lebih lanjut, Deddy menyayangkan dalih 'efek jera' yang digunakan untuk membenarkan kekerasan terhadap sang nenek.

“Bawang, bukan emas, bukan mobil, bukan harta, bukan duit rakyat. Apa yang terjadi? Dikeroyok, dipukulin, ditendang berdarah-darah. Dengan alasan apa? Biar kapok,” tuturnya.

Deddy pun menutup pernyataannya dengan sindiran tajam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X