RIAUMAKMUR.COM, DUMAI - Ketua Dewan Pimpinan Agung (DPA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Tan Seri Syahril Abubakar, mengapresiasi munculnya tokoh-tokoh asli Dumai yang akan berkompetisi di Pilwako Dumai 2024.
Dikatakan Syahril, sebagai anak jati Dumai, dia merasa bangga dengan majunya Eddy A Mohd Yatim dan Ferdiansyah, yang memiliki ikatan emosional dengan Dumai. Rasa bangga ini diyakini dia, juga dirasakan anak Dumai lainnya, baik yang ada di Dumai ataupun diluar Dumai.
"Kedua orang ini saya kenal persis sejak dulu, Eddy Yatim itu besarnya di Jalan Bintan, kalau Ferdi itu di Rajawali atau RKC, keduanya masing-masing punya kisah romantika dengan Dumai, saya bangga dengan mereka berdua ini akan maju," ujar Syahril.
Apalagi Eddy Yatim, jelas Syahril, dia melihat langsung bagaimana perjuangan Eddy dalam memperjuangkan Dumai menjadi kotamadya, dan lepas dari Kabupaten Bengkalis.
"Eddy Yatim itu kan dia basic nya wartawan, orang media, saya masih ingat dulu Eddy Yatim itu buat posko dan sering buat tulisan tentang perjuangan Dumai, bahkan dulu dia yang terbitkan berita saya, pernyataan saya waktu itu menyebut Pak Gubernur (Soeripto) gagal karena tak bisa menjadikan Dumai sebagai Kotamadya," katanya.
Berkat berita itu, Syahril yang masih berstatus PNS dipanggil oleh atasannya, mulai dari Kabag hingga Kadis. Karena, imbas dari pernyataan di koran itu, gubernur langsung menggelar rapat mendadak.
"Waktu itu kami ni kan aktivis muda, jadi tidak ada takutnya. Bahkan saya cakap sama pimpinan saya, demi kampung halaman, jangankan ancaman dipecat, nyawa pun siap saya korbankan. Begitulah salah satu kisah perjuangan saya sama Eddy Yatim dulu," jelasnya.
Lebih jauh, Syahril menegaskan dirinya tak bermaksud mengecilkan Wali Kota Dumai, Paisal, yang akan maju di periode kedua. Karena, ada beberapa poin yang perlu diapresiasi.
"Paisal yang karir birokratnya dimulai dari Dumai saja, kita bangga sama dia, dan kita merasa dia sebagai bagian penting untuk Dumai. Apalagi kalau ada tokoh yang sejak kecil tinggal di Dumai bisa memimpin Dumai, manalah tahu ada rezeki anak kemenakan kita tahun ini," tuturnya.
Syahril menambahkan, Pilwako Dumai 2024 akan diisi oleh putra putri terbaik Dumai, sehingga dia berharap akan lahir pemimpin yang bisa membawa Dumai semakin baik.
"Semoga Pilkada berjalan damai dan sesuai dengan tatanan kehidupan melayu, terangkan lampu sendiri, jangan matikan lampu orang. Siapapun yang menang, itulah yang terbaik," pungkasnya.
Sebagai informasi, Wali Kota Dumai sudah beberapa kali berganti Wali Kota, mulai dari Wan Dahlan, Rusli Idar, Fadlah Sulaiman, Zainuddin AS, Wan Syamsir Yus, Zulkifli AS, Khairul Anwar, Zulkifli AS, dan Paisal. Sayangnya, belum ada 'Budak Asli Dumai' yang bisa jadi Wali Kota Dumai.***
Artikel Terkait
KONI Jakarta Andalkan Bank Aceh untuk Kelancaran Transaksi selama PON Aceh-Sumut
Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi Setor Dividen Rp7,6 Miliar
Menpora Dito Ariotedjo Apresiasi Dukungan Sinergi Kelompok Usaha Indonesia untuk Atlet Olimpiade Paris 2024
Menpora Dito Apresiasi Desain Kostum Paralimpiade 2024 Karya Didiet Maulan
Maju di Pilkada Bengkalis, SANDI Ingin ASN dan Penerima Bansos Merdeka, Syahrial: Tidak Boleh Ada Beban Politik
Menpora Dito Ariotedjo Dukung Kejurnas BAVETI XI 2024 di Balikpapan
Program Pertukaran Budaya Indonesia-Jepang: Siswa Tokyo Kunjungi Jakarta dan Yogyakarta
PUPR Realisasikan Pembangunan 9,2 Juta Hunian sejak 2015, Fokus pada Penyediaan Rumah Layak
PUPR Dorong Pembangunan Hunian Layak dengan Target 70 Persen di 2024
PUPR Dorong Digitalisasi Perumahan untuk Optimalisasi Pemetaan dan Penyediaan Hunian Layak