Selain itu, Anwar juga berjanji menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dari 2,05 ringgit menjadi 1,99 ringgit per liter, atau setara Rp7.700, dari harga sebelumnya Rp7.900.
Meski ada kebijakan tersebut, oposisi dan sebagian masyarakat tetap menilai langkah itu belum cukup untuk mengatasi persoalan ekonomi yang mereka hadapi.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintahan Malaysia, terkhusus respons dari PM Malaysia, Anwar Ibrahim.***
Artikel Terkait
Warga Riau Banyak Jadi Pekerja Ilegal di Malaysia, Gubernur Abdul Wahid Usulkan Regulasi Visa Kerja Jangka Pendek
Jadwal Final Badminton Asia Championships 2025, Penjegal Leo/Bagas Ditantang Wakil Malaysia
Gagalkan Penyelundupan 19 PMI Ilegal ke Malaysia, Tim F1QR Lanal Dumai Tangkap Dua Tersangka
Dua WNI Ditangkap di Makkah karena Diduga Terlibat Haji Ilegal, 23 Warga Malaysia Dideportasi
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu dan 2.000 Liquid Vape Narkoba dari Malaysia, Pengendali Masih Buron
Kurir Narkoba Happy Five Ditangkap di Kelapa Gading, Edarkan 25.000 Butir atas Perintah Bos dari Malaysia
Kabut Asap dari Riau Bergerak Menuju Timur Laut Memasuki Teluk Kemang Malaysia
Kabut Asap Riau Lintasi Selat Malaka ke Malaysia
Vanenburg Tak Mau Main Aman Lawan Malaysia U-23: Ini seperti Derbi, Harus Menang
Erick Thohir Kecewa Timnas U-23 Indonesia Tak Menang Lawan Malaysia: Jangan Hanya Bisa Lawan Brunei!