Di tengah APBD Pekanbaru yang Terseok-seok, Ida Yulita Susanti Tetap Perjuangkan Bantuan Mushalla As-Sakinah

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Sabtu, 15 April 2023 | 14:42 WIB
Ida Yulita Susanti saat memberikan kata sambutan di Mushalla As-Sakinah.
Ida Yulita Susanti saat memberikan kata sambutan di Mushalla As-Sakinah.

 

PEKANBARU- Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, memastikan dirinya akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat di Kota Pekanbaru, meskipun kondisi keuangan dalam kondisi yang tidak stabil.

Hal tersebut disampaikan Ida Yulita Susanti aat menghadiri peringatan Nuzulul Qur'an di Mushalla As-Sakinah, Kelurahan Sidomulyo Barat, Pekanbaru,  Jumat (14/4/2023).

Ida Yulita Susanti mengakui, di periode kedua dia menjadi Anggota DPRD Kota Pekanbaru ini, pembangunan yang dibawanya ke daerah tersebut tidak seperti di periode pertama.

Baca Juga: Berperan Tingkatkan Kesadaran Pemilu, Arsyadjuliandi Rachman dan Ida Yulita Susanti Dapat Apresiasi

"Dulu di periode pertama, masyarakat minta 5 program pembangunan, 3 berhasil kita bantu. Kalau sekarang, bisa bantu 1 aja udah berdarah-darah kita di DPRD tu," kata politisi Partai Golkar ini.

Pun begitu, di tahun 2023 ini Ida berhasil memperjuangkan bantuan rumah ibadah Rp 100 juta untuk mushalla. Mushalla As-Sakinah menjadi satu dari beberapa rumah ibadah yang dia bantu di APBD Murni Tahun 2023.

Adapun alasan Ida memilih fokus pada pembangunan rumah ibadah adalah untuk menjadi ladang amal. Sebab, kebutuhan sarana dan prasarana rumah ibadah masih sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Ingin Berbuat Lebih Banyak, Ida Yulita Susanti Minta Restu Untuk 'Naik Kelas' ke DPRD Provinsi Riau

Di Mushalla As-Sakinah sendiri nantinya akan dilakukan pembangunan MCK untuk perempuan, karena selama ini MCK untuk perempuan belum ada.

"Dari penjelasan pengurus Mushalla-nya, MCK untuk ibuk-ibuk belum ada, yang ada cuma untuk bapak-bapak, itupun sudah belasan tahun dibangun, sehingga kondisinya tidak nyaman lagi. Jadi dana bantuan ini dipakai kan kesana, membangun MCK perempuan dan memperbaiki MCK laki-laki," tuturnya.

Lebih jauh, Ida berharap agar status Mushalla ini kedepannya bisa menjadi Masjid, sehingga bantuan yang nominal bantuan yang diberikan bisa lebih besar lagi.

"Insya Allah, ketika saya diberi amanah, saya akan berjuang sekuat tenaga menjadi perpanjangan tangan bapak ibuk ke pemerintah. Mudah-mudahan apa yang kita perbuat untuk rumah ibadah ini menjadi catatan amal untuk kita di hari akhir nanti," tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X