RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Riau, Ali Topan, menyayangkan adanya indikasi bahwa logo Milad ke-58 Indragiri Hilir merupakan hasil plagiasi dari Milad 58 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tahun 2019.
Dikatakan Ali Topan yang juga berasal dari Indragiri Hilir ini, hal tersebut membuktikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir sangat minim.
"Krisis SDM, buat logo sendiri saja malas, apa lagi untuk menuntaskan semua Pekerjaan Rumah (PR) lain yang berkaitan dengan pembangunan SDM dan infrastruktur di Indragiri Hilir, " ujar Ali Topan, Rabu (14/6/2023).
Baca Juga: Logo HUT Indragiri Hilir Diduga Plagiat, Ini Kata Andi Darma Taufik
Sayangnya, menurut Ali Topan, Pemkab tidak menyadari hal itu. Karena jika Pemkab Indragiri Hilir sadar, mereka pasti memberikan ruang kepada SDM mumpuni untuk membuat logo sendiri.
"Kalau kita lihat di daerah-daerah lain, setiap milad selalu semarak dan diawali sayembara logo dengan tema yang ditentukan oleh pemerintahnya. Baru hasil logo yang menang itu dipakai sesuai filosofis capaian yang akan dituju untuk Indragiri Hilir," kata Ali Topan.
"Dan hari ini bisa kita katakan bahwa kebobrokan-kebobrokan pemerintah terus ditampilkan, sampai hal sekecil ini pun tidak bisa diselesaikan dengan baik," katanya lagi.
Baca Juga: Terpilih Jadi Ketua KKSS Riau, Andi Darma Taufik Siap Bina Anak Muda
Lebih jauh, Ali Topan membeberkan beberapa fakta yang menunjukkan kegagalan Pemkab Indragiri Hilir dibawah kepemimpinan Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan.
Diantaranya, jalan penghubung sumber ekonomi tak selesai, angka kemiskinan masih tinggi, tata ruang kota yang amburadul, sampah yang membuat aliran air tersumbat sehingga membuat Indragiri Hilir menjadi daerah yang 'kumuh'.
"Pelayanan publik juga masih kurang, fasilitas publik masih banyak yang rusak, dan SDM yang sangat-sangat lemah," tuturnya.
Untuk itu, mewakili IMM Riau, Ali Topan mengajak masyatakat Riau untuk lebih teliti dslan memilih pemimpin di Pemilu 2024 mendatang.
"Cukup 10 tahun ini Inhil dalam keterpurukan tanpa prestasi apapun, Yang berjanji itu banyak, tapi yang benar-benar peduli itu sedikit. Jadi saya pikir mudah untuk mencari tokoh yang wajib kita percayai untuk membawa perubahan Inhil. Inhil bukan butuh orang hebat, hanya butuh orang yang tepat," tutupnya.***
Artikel Terkait
Ini Aturan Terbaru Melakukan Perjalanan Usai Pandemi Covid 19
Tim Polres Kampar Baru Dapat Kayu Ilog di Wisata Gulamo, Pemiliknya Masih Diburu
Meski Persiapan Mepet, Shin Tae Yong Nilai Pemain Timnas Siap Hadapi Palestina Besok
Jadwal dan Draw Lengkap Wakil Indonesia di Hari Kedua Indonesia Open 2023
Shin Hye Sun dan Ahn Bo Hyun Siap Jadi Couple Favorit, Ini Jadwal dan Sinopsis Drakor See You in My 19th Life
Cek Prakiraan Cuaca dan Hotspot Provinsi Riau Hari Ini, Rabu 14 Juni 2023
Inilah Ketentuan Satgas tentang Protokol Kesehatan pada Masa Transisi Endemi COVID-19
Wamen LHK Alue Dohong Berikan Arahan Penting pada Proyek GEF 5 SMPEI untuk Ekosistem Gambut di Riau
Logo HUT Indragiri Hilir Diduga Plagiat, Ini Kata Andi Darma Taufik
Presiden Jokowi : Pengawasan Intern Harus Berorientasi pada Hasil, Bukan Hanya Asesoris