politik

Sambil Terisak, Khairul Umam: Keluarga Saya Dizalimi Oleh 36 Anggota Dewan, Saya Sudah Lapor ke Polda Riau

Senin, 4 September 2023 | 18:41 WIB
Khairul Umam saat menggelar konferensi pers.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Khairul Umam, mengaku sangat tertekan dengan masifnya fitnah, pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter yang diarahkan kepada dia.

Dalam konferensi pers yang dilakukannya, Khairul Umam mengatakan bahwa dirinya tak terima, jika orang-orang sekitarnya menjadi korban atas kezaliman yang dilakukan kepada dia.

Khairul Umam menceritakan, istrinya kerap ditanya oleh kelompok majelis taklim terhadap opini yang dibangun oleh media. Begitu juga anak-anaknya yang malu akibat dari pemberitaan media.

Baca Juga: Syahrial: Pak Khairul Umam Guru Saya, Hebat Sekali Kalau Saya Bisa Intervensi Beliau

"Anak saya yang kuliah di Mesir, dulu bangga dengan saya, dan ingin seperti saya karena bisa membantu orang banyak. Tapi akibat fitnah mereka, anak saya malu dan mengadu ke ibunya kalau dia tak mau menjadi dewan seperti saya," kata politisi PKS ini sambil terisak-isak, Senin (4/9/2023).

Khairul Umam melihat, sumber dari kegaduhan ini adalah Hendri Hasibuan Cs sebagai koordinator gerakan mosi tak percaya, dan Ferry Situmeang sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bengkalis.

"Saudara Hendri, anda provokator, anda penghasut, anda memfitnah saya, saya dirugikan. Dan atas pencemaran nama baik serta pembunuhan karakter ini, saya sudah melaporkan ke Polda Riau lengkap dengan bukti-bukti yang ada, mohon Kapolda Riau untuk menindaklanjuti laporan saya," ungkap Khairul Umam.

Baca Juga: Konflik Internal DPRD Bengkalis, Syahrial: Bayangkan Selama Satu Tahun, Ada Kader Partai Lain di Fraksi Golkar

Laporan ini, sambung Khairul Umam, dia buat bukan karena benci kepada Hendri Hasibuan, tapi karena dirinya ingin memberikan efek jera, sehingga apa yang dia alami ini tak dialami oleh orang lain.

Kemudian, Khairul Umam mengaku sampai hari ini dia tidak tahu seperti apa mosi tidak percaya yang diarahkan kepada dia. Meski dia sudah mencoba menghubungi Fery Situmeang, dan juga Tenaga Ahli (TA) di BK.

Padahal, berdasarkan Tatib DPRD Bengkalis, setiap laporan yang masuk ke BK, harus masuk ke meja Pimpinan DPRD.

Baca Juga: Protes Karena Dipecat Golkar, Anak dan Saudara Bupati Bengkalis Rupanya Terbukti Nyaleg di PDI Perjuangan

"Staf BK bilang tidak pernah menerima surat itu, dan kalau diklaim 36 orang, berarti ada 9 yang tidak menandatangani itu, yaitu dari Fraksi PKS, Fraksi Golkar, dan dari Partai Perindo. Artinya, semua Anggota BK ikut menandatangi mosi tidak percaya itu, itu membuktikan bahwa mereka selaku hakim melakukan vonis sepihak kepada saya," tuturnya.

Lebih jauh, Khairul Umam mengatakan kepada para pembuat kegaduhan ini untuk melobby Ketua DPW PKS Riau, Ahmad Tarmizi, dan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, untuk memberhentikan dia dari jabatan Ketua DPRD.

"Kalau ada surat pemberhentian, saya siap mundur sekarang, saya tidak mencintai jabatan, saya hanya menjalankan tugas. Silahkan tempuh jalur sesuai prosedur, jangan dengan cara fitnah seperti ini," tutupnya.***

Tags

Terkini