RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Bakal Calon Presiden RI, Anies Baswedan, tak mempermasalahkan hasil survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Pasalnya, dalam survei tersebut, Anies Baswedan berada di urutan ketiga.
Survei ini merupakan survei terbaru, karena dalam simulasinya, Anies Baswedan sudah berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.
Baca Juga: Kader Antusias Sambut Anies - Muhaimin, PKB Pekanbaru Mulai Incar Posisi Pimpinan DPRD
"Ya enggak apa-apa, biasa saja," ujar Anies Baswedan, Jumat (15/9/2023).
Adapun SMRC membuat simulasi tiga pasangan Capres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Prabowo Subianto-Erick Thohir, dan Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil.
Hasilnya, Ganjar-Ridwan Kamil memperoleh elektabilitas tertinggi dengan 35,4 persen suara. Diikuti Prabowo-Erick 31,7 persen. Anies-Cak Imin hanya 16,5 persen. Ada 16,4 persen belum menjawab.
Baca Juga: Kader PKB di Riau Sangat Siap Menangkan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, Sugianto: Kita Gas Langsung
Founder SMRC, Saiful Mujani mengatakan elektabilitas Anies-Imin belum terlihat walau sudah deklarasi sebagai pasangan capres-cawapres.
"Harapan bahwa suara pasangan ini akan meningkat usai deklarasi belum terjadi. Kalau kita berpikir positif, mungkin karena mesin politiknya belum panas dan pemilih butuh waktu untuk antre masuk ke kotak Anies-Muhaimin," katanya.
Menurutnya, perolehan suara Anies-Imin hanya mencerminkan kekuatan dua partai, PKB dengan NasDem atau NasDem dengan PKS. Oleh karena itu, angka dukungan sekitar 16 persen cenderung logis karena mencerminkan dua kekuatan politik.
Baca Juga: Desakan Deklarasi Anies Baswedan-AHY Bikin Koalisi NasDem - Demokrat Pecah, Anies: Sampai Gebrak Meja
Dia menekankan survei itu adalah simulasi untuk melihat bagaimana reaksi publik terhadap pasangan Anies-Muhaimin setelah dideklarasikan.
SMRC membuat skema Ganjar-Ridwan Kamil karena ada kabar mereka akan diduetkan. Begitu pula Prabowo-Erick Thohir. Akan tetapi, dua pasang itu memang belum resmi dideklarasikan.
"Tentu saja pasangan Ganjar maupun Prabowo bisa berubah, tetapi setidaknya pasangan Anies-Muhaimin kemungkinan relatif stabil," kata Saiful.***