RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU – Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Arief Rosyid Hasan, mengajak generasi muda Riau untuk tidak apatis terhadap politik. Hal itu ia sampaikan dalam diskusi kepemudaan yang digelar di Radja Coffee, Pekanbaru, Sabtu (23/08/2025).
“Politik seharusnya tidak jauh dari anak muda. Jangan sampai kita apatis. Anak muda harus konsisten membela kebenaran dan menjadi garda depan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Arief di hadapan ratusan peserta yang mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan.
Menurut Arief, keterlibatan anak muda dalam politik bukan hanya sebatas partai, melainkan menentukan masa depan bangsa. “Kalau kita diam, ruang politik akan diisi orang lain yang belum tentu memperjuangkan kepentingan rakyat,” tambahnya.
Pesan Arief ini diamini oleh sejumlah tokoh yang hadir. Ketua AMSI Riau, Yudi Tarigan, menegaskan bahwa generasi muda harus berjuang tuntas.
“Generasi emas 2045 tidak boleh hanya jadi penonton. Kalau sudah berjuang, harus sampai selesai. Jangan berhenti di tengah jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Riau, Syamsuar, mengingatkan bahwa Indonesia sedang menikmati bonus demografi dengan dominasi usia produktif.
“Anak muda adalah populasi terbesar. Era teknologi informasi membuat kita harus berlomba mengenalkan teknologi, UMKM, dan potensi daerah. Kita tahu, potensi UMKM sangat besar dan banyak digerakkan mahasiswa maupun anak muda,” jelas mantan Gubernur Riau itu.
Perwakilan pemuda dari Hima Kosgoro, Ahmad Zikri, yang bertindak sebagai moderator diskusi, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum kebangkitan pemuda Riau.
“Diskusi ini bukan hanya ajang bertukar gagasan, tetapi juga untuk membangkitkan semangat generasi muda agar berani mengambil peran strategis menuju Indonesia Emas 2045,” kata Zikri.
Diskusi di Radja Coffee menegaskan bahwa anak muda bukan sekadar pelengkap, melainkan aktor utama dalam perjalanan bangsa. Melek politik, mengembangkan UMKM, serta konsisten memperjuangkan kebenaran disebut sebagai bekal penting bagi pemuda Riau menyongsong Indonesia Emas 2045.***