Bahkan ada produk china yang berharga lebih murah dibandingkan dengan spesifikasi teknis produk yang seharusnya dipasang di Payung Elektrik tersebut.
Produk tersebut adalah Gear Box Merek Groundfos (Produk Eropa), tetapi yang dipasang Merek Transmax yang merupakan Produk China.
Pemasangan Motor Listrik dan Gear Box tersebut tanpa ada persetujuan dari Pejabat Penandatangan Kontrak.
Keduanya bernilai Rp 2.700.000.000,00.
Selain itu, berdasarkan LHP APBD Riau 2022 yang diterima Tribunpekanbaru.com juga terungkap pemasangan Ball Screwdan Nut yang dipasang merek Hiwin (Produk Taiwan), seharusnya yang dipasang adalah Ball Screwdan Nut Merek THK (Produk Jepang).
Terdapat juga item pekerjaan pemasangan sensor angin, sensor hujan, sensor cahaya yang sudah diakui sebagai progres pekerjaan namun belum terpasang senilai Rp33.000.000,00.***