RIAUMAKMUR.COM, KAMPAR - Pj Bupati Kampar Hambali, SE,MH didampingi Pj Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si, Forkopimda Kampar, serta Dinas terkait mengikuti rapat Koordinasi dan Pembahasan Langkah Konkrit Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2024 dan Percepatan Pembentukan Peraturan Daerah tentang Penyandang Disabilitas, Senin (5/2/2024).
Rapat ini dilakukan secara Virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang di Kampar dilakukan di lantai II Kantor Bupati Kampar.
Rakor yang dibuka Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diwakili Diretur Jendral Kemendagri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si.
Usai mendengar arahan dari Kemendagri, Pj Bupati Kampar H Hambali menyampaikan bahwa inflasi di Kampar masih bertitik pedoman kepada Kota Pekanbaru
Namun dalam catatan Kemendagri saat ini, Inflasi Kabupaten Kampar masih berkisar lebih kurang 0,56% diatas rata-rata infalsi nasional yang hanya 0,04% tahun 2024.
Hambali menyebutkan bahwa Kampar mesti mengacu dan berpedoman kepada Rencana Aksi Daerah (RAD) Penyandang Disabiiitas (PD) yang tengah disusun oleh Pemerintah Provinsi Riau.
Baca Juga: Winwin NCT Pancarkan Visual Tuan Muda Bangsawan yang Memukau di Drama Kostum Perfect Match
“Dan dalam penyusunan RAN PD dan RAD-PD tersebut harus selaras dengan RKPD, RPJMD, RPJPD, kemudian baru melakukan Musrenbang eklusif dari level Desa sampai Kabupaten yang didukung forum tematik disabilitas, sinergitas lintas pemerintah dengan lintas non-pemerintah,” sebutnya.
Menurutnya yang terpenting dalam rakor inflasi hari ini adalah, terkait Perda penyandang Disabilitas dan diminta agar ini segera ditindak lanjut karena ini sudah menjadi aturan dari Kemendagri.
Terkait hal tersebut Irjen Kemendagri Tamsi Tohir, dalam arahannya menyebut bahwa Kemendagri saat ini telah mengeluarkan surat edaran mengenai percepatan pembentukan Perda di seluruh Provinsi, Kabupaten Kota di Indonesia.
Hal ini karena Infalasi nasional untuk bulan kebulan januari 2024 terhadap desember 2023 adalah 0,04%, dimana inflasi tahun ketahun sebesar 2,57% dan inflasi tahun kalender sebesar 0,04%.
Oleh karena inflasi saat ini masih banyak Kabupaten/kota yang diatas rata-rata nasional.
Artikel Terkait
Gubernur Riau GSSB Ke-179 di Masjid Raya Baiturrahman Kampar
Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia
Jelang Pemungutan Suara, 3 Lokasi TPS di Kampar Masih Terendam Banjir
Lagi Naik Sampan Seorang Bocah Tenggelam di Sungai Kampar
Rapat Persiapan Gebyar Audit Kasus Stunting Tingkat Provinsi Riau di Kampar,Ini yang Disampaikan Kadiskes
Pj Bupati Kampar Resmi Lepas Distribusi Logistik Pemilu Tahun 2024
Anak Tenggelam di Sungai Subayang Kampar ditemukan Meninggal Dunia
Hati-Hati, Beredar Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Pj Bupati Kampar Hambali
Pemerintah Kampar, Polres dan KPU Tinjau TPS Terdampak Banjir
Bunda Paud Kampar Mendukung Program TPPK