Untuk itu, Tamsi Tohir mengharapkan kepada kepala daerah yang masih di bawah rata-rata nasional, agar kedepan lebih aktif berkoodinasi terkait permasalahan atau kendala yang dihadapi.
Sementara itu ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) RI Dante Rigmalia, dalam paparannya menyampaikan bahwa dalam pengendalian infalasi KND memiliki tugas pemantauan, evakuasi, dan advokasi pelaksanaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan penyandang Disabilitas.
“Saat ini penyandang disabilitas diusia lima tahun keatas sebanyak 17,64% tidak/belum bersekolah, hanya 4,31% yang masih sekolah dan 78,05% tidak sekolah dan mayoritas penyandang disabilitas berpendidikan SD Sederajat kebawah (70,85%), sedangkan penduduk non disabilitas berpendidikan SMP/sederajat ke atas (63,64%)," ucap Dante.
Selanjutnya, rata-rata lama sekolah penyandng disabilitas hanya 5,32 tahun atau setara kelas 5 SD/sederajat, sedangkan non-disabilitas mencapai 9,18 tahun atau setara kelas 9 SMP/sederajat.(adv)
Artikel Terkait
Gubernur Riau GSSB Ke-179 di Masjid Raya Baiturrahman Kampar
Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia
Jelang Pemungutan Suara, 3 Lokasi TPS di Kampar Masih Terendam Banjir
Lagi Naik Sampan Seorang Bocah Tenggelam di Sungai Kampar
Rapat Persiapan Gebyar Audit Kasus Stunting Tingkat Provinsi Riau di Kampar,Ini yang Disampaikan Kadiskes
Pj Bupati Kampar Resmi Lepas Distribusi Logistik Pemilu Tahun 2024
Anak Tenggelam di Sungai Subayang Kampar ditemukan Meninggal Dunia
Hati-Hati, Beredar Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Pj Bupati Kampar Hambali
Pemerintah Kampar, Polres dan KPU Tinjau TPS Terdampak Banjir
Bunda Paud Kampar Mendukung Program TPPK