RIAUMAKMUR.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, terus mendongkrak perekonomian Batam-Kepri. Ia bahkan terus berkupaya mewujudkan Batam ramah investasi.
“Untuk mewujudkan ini, kami terus berupaya bagaimana mempermudah orang berinvestasi di Batam. Dan alhamdulillah, saat ini sistem perizinan di Batam sangat mudah,” ujar Rudi saat meresmikan Batam Technology Center – Pabrik 5 & 6 PT.Karti Yasa Sarana – Cameron SLB di PT. Karti Yasa Sarana, Batu Ampar, Batam.
Di kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan bahwa Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemko Batam yang ia pimpin saat ini, terus mempermudah perizianan termasuk pengembangan usaha di Batam.
Baca Juga: Wujudkan Swasembada, Deputi Perekonomian Setkab Dorong Peningkatan Produksi Daging Nasional
“Selamat atas peresmian Batam Technology Center – Pabrik 5 & 6 PT.Karti Yasa Sarana – Cameron SLB di PT. Karti Yasa Sarana. Ini akan menjadi contoh bahwa BP Batam dan Pemko Batam serius dalam memberikan perizianan,” kata Rudi.
Rudi juga menegaskan bagi pengusaha yang akan berinvestasi atau mengembangkan usahanya untuk tidak ragu menanamkan modal di Batam, Kepri.
“Apapun permasalahan yang dihadapi akan saya tangani langsung. Silakan berinvestasi supaya pertumbuhan ekonomi makin melejit lagi,” katanya.
Baca Juga: Kajari Ketapang Memusnahkan Barang Bukti Berkekuatan Hukum Tetap
Untuk diketahui, Batam menjadi daerah pendongkrak ekonomi Kepulauan Riau. Sesuai data, ekonomi Batam pada 2023 meroket hingga 7,04 persen. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni 6,84 persen.
“Semoga ekonomi Batam terus meningkat. Kami juga sedang membangun Batam mulai dari infrastruktur jalan, pelabuhan, dan fasilitas lainnya dalam mendukung investasi di Batam,” katanya.
Sementara itu, President Director PT Imeco Inter Sarana, Tanu Wijaya, mengapresiasi Wali Kota Batam yang terus mendukung dan hadir dalam peresmian Batam Technology Center.
Ia berharap, dengan perluasan pabrik 5 dan 6 dapat mendukung program pemerintah dan bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja.
Tanu menambahakan, keberadaan pabrik tersebut sebagai upaya menunjang ekspolrasi dan produksi migas. Pihaknya juga bekerja sama dengan Cameron SLB.
“Selain itu juga sebagai dukungan penggynaan barang dalam negeri dan semoga bisa mendukung pemerintah dalam mewujudkan target 1 juta barel per hari,” katanya.
Artikel Terkait
Desentralisasi Untuk Beri Pelayanan Publik Efektif, Efisien dan Ekonomis
Capaian Akseptor KB Baru di Padang Panjang Lebihi Target
Enam Kader Posyandu di Berlomba jadi yang Terbaik di Padang Panjang Timur
UMRI Berikan Penghargaan Kepada Dosen dan Mahasiswa Peraih Pendanaan Proposal Pada Ajang PKM Tahun 2024
Tinjau Pembangunan PLHUT Pelalawan, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Plh Bupati Dairi Surung Charles Bantjin Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-28 Tahun 2024
Sudah 90 Persen Lebih, Penetapan NIP PPPK Pemprov Riau Tahun 2023 Hampir Rampung
Pj Sekda Riau Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Akmal Malik
Balai Besar KSDA Jatim Gandeng TNI AL Jaga Suaka Margasatwa Pulau Nusa Barung
Awal Mei Disdik Riau Mulai Lakukan Sosialisasi PPDB
Bank Jatim Apresiasi Penghimpun Dana Terbesar Simpeda
Terapkan Pertanian Berkelanjutan, Kang Gepeng Menggapai Asa di Tepi Suaka Margasatwa Nantu
BPSDM Kominfo Sosialisasikan Program Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri Tahun 2024 di Surabaya
Pemprov Jatim Apresiasi Program Beasiswa S2 Kominfo Dalam dan Luar Negeri 2024
Tata Kelola Keuangan Dinilai Baik, Pemkab Nagan Raya Raih Penghargaan BPKP
Sungai Kemuning Kini Jadi Destinasi Wisata Memancing
Sebanyak 70 Siswa Berebut 28 Posisi Anggota Paskibraka Kabupaten Kayong Utara
Lingkungan Sehat & Kreativitas Meriahkan Sweet Seventeen Banjarbaru Selatan