Baca Juga: Pemkot Pontianak Targetkan Prevalensi Stunting Turun ke 14 Persen sebelum Akhir 2024
Fokus pembahasan forum ada empat hal, yakni konservasi air (water conservation), air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation), ketahanan pangan dan energi (food and energy security), serta mitigasi bencana alam (mitigation of natural disasters).
Sejumlah 244 sesi dalam forum tersebut diharapkan dapat memberikan hasil konkret mengenai pengarusutamaan pengelolaan air terpadu untuk pulau-pulau kecil atau integrated water resources management (IWRM) on small islands, pembentukan pusat keunggulan atau praktik terbaik untuk ketahanan air dan iklim atau Centre of Excellence on Water and Climate Resilience (COE), serta penetapan Hari Danau Sedunia. ***
Artikel Terkait
Sukseskan Angkutan Laut Lebaran, Pemkab Sumenep Raih Penghargaan Kemenhub RI
Mantapkan Pengetahuan, Kemenag Sumenep Gelar Bimbingan Manasik Haji di seluruh Kecamatan
Pemeliharaan Monumen Pesawat OV-10 Bronco di Lapter Trunojoyo Sumenep Terus Dilakukan
Kendalikan Harga Pakan Ternak, Pemkab Nagan Raya Panen Perdana Jagung Hibrida di Lahan KIT
MTQ XXXII Kota Pontianak Diharapkan Hasilkan Peserta Berkualitas dan Berprestasi
Pemkot Pontianak Targetkan Prevalensi Stunting Turun ke 14 Persen sebelum Akhir 2024
Anak-Anak RA Nurul Huda Datangi Makodim 1001/HSU-BLG
BPBD Balangan Sampaikan Materi Kebencanaan Sosialisasi Tanggap Bencana Desa Tarangan
Melalui Inovasi KEPITING EMAS Puskemas Awayan Turunkan Angka Stunting
Percepat Kemandirian Pemda, Kemendagri Dorong Inovasi