RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan aplikasi Evaluasi Pelayanan Publik Mandiri (eyanlik), yang merupakan adopsi dari aplikasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras (KemenPANRB) untuk membantu dalam pelaksanaan survei dan evaluasi terhadap kinerja dan kepuasan karyawan atau pelanggan.
“Kominfo mengadopsi aplikasi yang sudah digunakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di level nasional, sehingga tidak perlu membangun sendiri,” ujar Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kominfo, Arief Tri Hardiyanto, dalam keterangannya terkait Acara Peluncuran Aplikasi Evaluasi Pelayanan Publik Kominfo dan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi PEKPPP Mandiri, di Jakarta, seperti dilansir pada Kamis (30/5/2024).
Arief mengatakan, platform eyanlik akan memudahkan pengelola pelayanan publik dan evaluator Kementerian Kominfo melakukan penilaian mandiri dan mendukung penyelenggaraan dan peningkatan kualitas pelayanan publik
Baca Juga: Menkominfo Temui Diaspora Indonesia di Jenewa, Swiss
Inisitif penggunaan aplikasi ini berawal dari Biro Kepegawaian dan Organisasi dan Pusat Data Sarana Informatika Sekretariat Jenderal Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Tim Teknis Biro Data Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian PAN RB.
“Adopsi ini telah menyelesaikan beberapa tahap. Pertama adalah dilakukannya diadopsi aplikasi, penyusunan rencana aplikasi, instalasi aplikasi, uji coba penyesuaian, dan kelima yaitu pemasangan ikon di portal Kementerian Kominfo. Jadi, tim telah bekerja dari bulan Februari sampai selesai di 17 Mei 2024,” tuturnya.
Dia mengapresiasi penerapan Sistem Pemerintahan berbasis Elekronik (SPBE) dengan mengadopsi aplikasi eksisting.
Baca Juga: Desa Samiranan dan Joho Jadi Lokasi Replikasi Program Air Minum dan Sanitasi
“Ini merupakan bagian dari keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi yang telah dilakukan oleh pemerintah. Dan, sebagai suatu organisasi bahwa lingkungan strategis di pemerintahan bergerak sangat dinamis mengikuti perkembangan zaman. Kementerian Kominfo melalui penyesuaian desain dan alur untuk implementasi di lingkungan Kementerian Kominfo,” tuturnya.
Lebih lanjut Irjen Kominfo mengatakan, peluncuran aplikasi ini merupakan salah satu bagian dari beberapa aspek pelayanan publik yang ideal dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
“Terdapat sembilan poin utama dalam menggambarkan pelayanan publik yang ideal, yaitu aksesibilitas dan inklusivitas, transparansi dan akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas, pelayanan berbasis teknologi, kualitas dan profesionalisme, keterlibatan partispasi masyarakat, fairness (keadilan) dan nondiskriminasi, keberlanjutan dan inovasi, serta kolaborasi dan sinergi,” jelas dia.
Baca Juga: Menko PMK Tekankan Wisudawan Harus Bisa Bersaing dengan Perkembangan Global
Menurut Arief, keberadaan sumberdaya manusia menjadi hal utama agar bisa menghasilkan pelayanan yang prima.
Dengan demikian, penggunaan teknologi dalam proses pelayanan publik tidak bisa sepenuhnya menggantikan unsur manusia.
“Tak bisa dimungkiri teknologi tidak bisa berjalan sendiri, harus ada untuk manusia untuk menjalankan teknologi sehingga membangun SDM untuk peningkatan pelayanan publik sangat penting,” kata dia.
Artikel Terkait
Puluhan KPM Desa Pakamban Daya Terima BLT-DD Tahap II
Roadshow Bus KPK di Bangkalan Dimulai, Banyak Kegiatan dan Hadiah Menarik
Jamin Hewan Kurban Berkualitas, DKPPP Gelar Bazar Ternak Domba
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Gorontalo Hadiri Rakornas Kearsipan
Rembuk Stunting, DP3AP2KB Gayo Lues Terus Kembangkan Potensi yang Ada
Fasilitasi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin, Pemkab Aceh Jaya dan YARA Jalin Kerja Sama
Hasilkan Data Akurat dan Mutakhir, SIPD Harus Disinergikan dengan Penyelenggaraan SDI
Menko PMK Tekankan Wisudawan Harus Bisa Bersaing dengan Perkembangan Global
Desa Samiranan dan Joho Jadi Lokasi Replikasi Program Air Minum dan Sanitasi
Menkominfo Temui Diaspora Indonesia di Jenewa, Swiss