RIAUMAKMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa kerja keras perlu dilakukan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing.
Muhadjir Effendy mengungkapkan, untuk membangun keluarga berkualitas dan keluarga tangguh tersebut, maka dibangun atas dasar kasih dan sayang.
Sehingga menurutnya, keluarga yang didasarkan atas dasar keimanan kepada Tuhan dan kasih sayang antar sesama keluarga, sehingga mampu menciptakan SDM berkualitas.
Baca Juga: Menko PMK Tekankan Wisudawan Harus Bisa Bersaing dengan Perkembangan Global
"Membangun manusia cerdas Indonesia itu harus didahului dengan membangun keimanan dan ketakwaannya dan itu adalah Pancasila sila pertama, sehingga sila pertama itu harus menjiwai sila-sila yang berikutnya," ucapnya, dalam momentum peringatan Harganas ke 31 yang disiarkan melalui YouTube BKKBN Official, Sabtu (29/6/24).
Menko PMK tersebut menambahkan, ketakwaan dan keimanan menjadi titik tolak kalau ingin membangun Indonesia.
Sehingga, setiap keluarga itu harus punya semangat membangun surga di rumahnya masing-masing, yang menciptakan suasana yang aman dan damai untuk masing-masing anggota keluarganya.
Baca Juga: Menko PMK Kunjungi Stand UPPKA BKKBN Riau
"Di dalam melihat masalah di Indonesia ini maka perlu melihat unit terkecilnya, yaitu keluarga. Karena itu ketika kita memberikan bantuan juga bukan perorangan tapi keluarga," lanjut dia.
Muhadjir Effendy menambahkan, keluarga itulah unit terkecil dari sebuah bangsa, kalau sebuah keluarga ini bagus, terpelihara dengan baik, maka negara itu juga akan bagus.
Akan tetapi jelas dia, sebaliknya kalau keluarganya ini rusak maka negara itu juga akan rusak.
Baca Juga: Menko PMK Dorong Santri Pandai Ilmu Agama dan Jadi Solusi di Tengah Masyarakat
"Inilah yang harus kita pegang. Di dalam keluarga itu ibu inti sebuah keluarga, perempuan tiang negara, kalau perempuan terawat dengan baik, maka kokohlah sebuah negara, tapi jika perempuannya tidak terpelihara dengan baik maka rusak lah negara itu," ungkapnya.
Menko PMK menambahkan, perempuan lah yang akan menentukan masa depan bangsa ini, karena generasi penerus lahir dari perempuan. Karena itu sejak remaja perempuan sudah di cek kesehatannya.
Bahkan tidak hanya itu, sebelum perempuan menikah juga dilakukan intervensi, memastikan kondisi calon ibu dalam keadaan baik.
Artikel Terkait
Jelang Arus Mudik 2024, Menko PMK Turun Lapangan Tinjau Kesiapan Tol Japek
Menko PMK Imbau Masyarakat Manfaatkan Diskon Tarif Tol
Kekaguman Menko PMK pada Pemikiran Buya Syafii Maarif, Harap Banyak Kader Ranah Minang Berkiprah
Menko PMK Dorong Santri Mu'allimin tidak Ragu Lakukan Terobosan dan Inovasi
Menko PMK Tekankan Wisudawan Harus Bisa Bersaing dengan Perkembangan Global
Menko PMK Terima Penghargaan dari Korlantas Polri, Sukses Koordinasikan Mudik Lebaran 2024
Menko PMK: Pesantren Bukan Pendidikan Kelas Dua
Menko PMK Dorong Santri Pandai Ilmu Agama dan Jadi Solusi di Tengah Masyarakat
Menko PMK Kunjungi Stand UPPKA BKKBN Riau
Di Garut, Dua Pelaku Pencuri Gerobak Diringkus Polisi
Percepatan Penurunan Stunting Salah Satu Strategi Nasional
Alhamdulillah 442 Jamaah Haji Kloter BTH 06 Tiba di Pekanbaru
Ditunjuk Sebagai Ketua FPTI Riau, Ini Komitmen Pj Gubri SF Hariyanto