Petani Syukuri Selesainya Rehabilitasi Jaringan Daerah Irigasi Huludupitango di Limboto

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 15:47 WIB
Suleman Uso, salah seorang petani di Hepuhulawa yang mengapresiasi selesainya rehabilitasi jaringan irigasi Huludulitango.
Suleman Uso, salah seorang petani di Hepuhulawa yang mengapresiasi selesainya rehabilitasi jaringan irigasi Huludulitango.

RIAUMAKMUR.COM - Para petani di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo mensyukuri selesainya rehabilitasi jaringan daerah irigasi (DI) Huludupitango yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo.

Apresiasi dan rasa syukur ini diungkapkan Suleman Uso, salah seorang petani di Hepuhulawa.

Menurutnya, jaringan irigasi Huludulitango sudah lama mengalami kerusakan. Mereka telah lama menanti rehabilitasi infrastruktur utama pertanian mereka.

Baca Juga: Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Gelontorkan Enam Paket Bantuan Rumah Korban Bencana

"Alhamdulillah, perbaikan saluran air yang kami nanti-nantikan akhirnya bisa terwujud tahun ini. Saluran irigasi ini sudah lama mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga perlu penanganan," kata Suleman Uso, Rabu (30/10/2024).

Suleman menjelaskan bahwa di musim hujan, para petani sangat was-was karena luapan air akan masuk dan merusak tanaman padi. Sebab, saluran air Huludupintango sudah tidak dapat menampung air hujan.

"Kalau hujan tiba luapan airnya kadang merusak tanaman kami, bahkan hingga masuk ke rumah para petani yang berada di dekat jaringan irigasi ini," ungkap Suleman.

Baca Juga: Cawagub Riau SF Hariyanto Janji Beri Hadiah Pembangunan Jembatan dan Jalan di Kepulauan Meranti

Suleman dan para petani lainnya berharap rehabilitasi jaringan Huludupitango terus dipercepat. Menurutnya, saat ini wilayah Kabupaten Gorontalo, khususnya di Kecamatan Limboto, sudah memasuki masa tanam, sehingga sangat membutuhkan pasokan air.

"Kami berharap pekerjaan ini bisa segera diselesaikan, karena saat ini sudah masuk waktu hambur bibit dan pasti sangat membutuhkan air untuk dialirkan ke sawah kami," ujar Suleman.

Rahabilitasi jaringan DI Huludupitango mencapai 3,8 kilometer. Proyek ini dibiayai dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo sebesar Rp5,8 miliar, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X