RIAUMAKMUR.COM - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran pelaku usaha dan industri terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kali ini, Kadin Jatim bersama PT Graha Mutu Persada menggelar "Sustainability Insight Forum 2024" atau "SIF Jatim 2024" dengan tema "Strategi Industri Bebas Sanksi Permen LHK nomor 14/2024" di Graha Kadin Jatim.
Wakil Ketua Umum Kadin Jatim M. Rizal dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan meningkatnya kesadaran global terhadap isu lingkungan, kebutuhan akan industri yang ramah lingkungan semakin mendesak.
Laboratorium lingkungan juga memiliki peran kunci dalam mendukung keberlanjutan industri melalui pengujian, pemantauan, dan penilaian dampak lingkungan yang akurat.
Baca Juga: Tingkatkan Pemahaman Tenaga Kesehatan, DPPPA KB Kalsel Sosialisasi Konvensi Hak Anak
"Sustainability Insight Forum Jawa Timur ini hadir sebagai wadah bagi industri, pemerintah, dan laboratorium lingkungan untuk berbagi wawasan serta praktik, terbaik dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Forum ini bertujuan untuk mendorong kerjasama dan sinergi antara para pemangku kepentingan dalam mewujudkan industri yang berwawasan lingkungan dan memenuhi regulasi PROPER," katanya, dalam rilis Kadin Jatim, Rabu(20/11/2024).
Kedepannya, lanjutnya, agenda Sustainability Insight Forum ini akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai wadah untuk seluruh pelaku industri dalam berdiskusi terkait keberlanjutan di Indonesia.
Baca Juga: Sejuk dan Segarnya Kebun Edukasi Anggur Desa Krejengan
Ia menegaskan, ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut. Selain untuk mempertemukan pelaku industri, pemerintah daerah, dan laboratorium lingkungan untuk memperkuat kerjasama menuju keberlanjutan, juga untuk memberikan insight tentang solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah, emisi dan pengujian lingkungan.
"Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pemahaman dan penerapan inovasi pengelolaan lingkungan yang dapat meningkatkan peringkat PROPER industri serta menjadi platform untuk berbagi tantangan, peluang, dan tren terbaru dalam pengelolaan lingkungan di sektor industri," imbuhnya.
Dewi Mustika, ketua Komite tetap Industri dan Lingkungan kadin jawa timur sebagai Salah satu Narasunber menyampaikan penting nya peran laboratorium uji lingkungan untuk para pelaku usaha di Kamar dagang dan industri Jawa Timur.
Baca Juga: Komitmen Wujudkan Daerah Tertib Ukur, Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi
Dimana Kadin Jatim berkomitmen, dengan sinergitas dan kerja sama ini akan terus berkelanjutan dalam jangka panjang untuk meningkatkan kepedulian industri terhadap pengelolaan lingkungan melalui acara-acara edukatif serupa di masa mendatang.
Direktur PT Graha Mutu Persada Lutfil Hakim mengungkapkan bahwa kepedulian industri menengah dan besar di Jawa Timur terhadap lingkungan sebenarnya sudah cukup baik, bahkan lebih tinggi di banding provinsi Jawa Tengah.
Namun tetap harus terus di tingkatkan agar seluruh industri sadar atas pentingnya menjaga lingkungan dengan mengelola limbah yang dihasilkan.
Artikel Terkait
Kinerja Polri Gagalkan Keberangkatan Korban TPPO Tuai Apresiasi
Petahana Diingatkan Tak Mutasi ASN untuk Dukungan Pilkada
Kadisarpustaka Kapuas Narsum pada Rakernis Perpustakaan se Kalteng
Sejuk dan Segarnya Kebun Edukasi Anggur Desa Krejengan
Kadin Sumbar: Visi Paslon Gubernur Penting untuk Kemajuan Ekonomi Daerah
Pemkab Banjar Siap Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Canangkan Desa Sumbersari Sleman sebagai Rintisan Kalurahan Gemar Membaca
Program Asta Cita Presiden RI, Forkopimda Banjar Giatkan Ketahanan Pangan
Komitmen Wujudkan Daerah Tertib Ukur, Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi
Tingkatkan Pemahaman Tenaga Kesehatan, DPPPA KB Kalsel Sosialisasi Konvensi Hak Anak