RIAUMAKMUR.COM - Penjabat Bupati Aceh Jaya, A.Murtala menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Pengawasan Netralitas Perangkat Desa di Kabupaten Aceh Jaya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (20/11/2024), di Aula DPMPKB Kabupaten Aceh Jaya, yang bertujuan untuk mempersiapkan pengawasan Pilkada Serentak 2024, meliputi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Acara yang dihadiri oleh Dandim 0114/AJ, para Kepala SKPK, perwakilan Panwaslih Aceh, Panwaslih Aceh Jaya, para Keuchik se-Kabupaten Aceh Jaya, Panwaslih Kecamatan, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Baca Juga: Banda Aceh Kembali Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kualifikasi Informatif
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Aceh Jaya, A. Murtala, memaparkan materi tentang pentingnya menjaga netralitas perangkat desa dan memperkuat kapasitas pengawas Pilkada di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa.
Menurutnya, upaya tersebut sangat krusial untuk mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.
"Pentingnya menjaga netralitas perangkat desa serta meningkatkan kapasitas pengawas untuk menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas. Pengawas pemilu perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai regulasi Pilkada, keterampilan investigasi, serta sikap yang menjunjung tinggi integritas, netralitas, dan independensi," ujar Murtala.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antara pengawas dengan perangkat desa, untuk mendeteksi secara dini potensi pelanggaran dan menjaga sinergi dengan aparat keamanan serta stakeholder terkait lainnya.
Sementara itu, Ketua Panwaslih Aceh Jaya, Mashari, dalam laporannya, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Aceh Jaya berjalan dengan jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
"Kami berharap materi yang disampaikan oleh narasumber dapat memperkuat pemahaman kita semua mengenai peran masing-masing dalam pengawasan Pemilu, serta membangun komitmen bersama untuk menjaga keadilan dan integritas dalam proses Pilkada," tutup Mashari.
Baca Juga: Bikin Seru! Kuda Nil Imut Ini Prediksi Sosok Ini yang Akan Menjadi Presiden di Pemilu AS 2024
Melalui sosialisasi ini, diharapkan semua pihak dapat memahami pentingnya menjaga kondusivitas selama proses Pilkada. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, penyelenggara pemilu, pengawas, dan masyarakat, diharapkan Pilkada 2024 di Aceh Jaya dapat berjalan dengan aman, damai, dan lancar.
Artikel Terkait
PHK Jadi Penyebab Turunnya Daya Beli Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi: Pengesahan Ranperda APBD 2025 dan Program Pembentukan Perda 2025
Kunjungi Diskominfo Jatim, Diskominfo Kalbar Pelajari Strategi Komunikasi
Bukan dari Jepang, Inilah Sosok di Balik Kesuksesan HokBen Jadi Resto yang Melegenda di Indonesia Sejak Tahun 1985
Dukung Pilkada Serentak Jatim, PLN Siagakan 4.367 Personel Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Ternyata Ini Pemain yang Diwaspadai STY di Laga Kontra Jepang, Intip 5 Pesepak Bola Asal Negeri Samurai Biru yang Main di Premier League
Pekan Kreativitas Pendidikan Aceh Jaya 2024, Dorong Semangat Generasi Muda Berkreasi
Mengintip Update Kasus Korupsi yang Pernah Bikin Geger di Indonesia dalam Sepekan, Ada Harvey Moeis hingga Tom Lembong
Banda Aceh Kembali Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kualifikasi Informatif
Hermanto Tanoko, Pengusaha Surabaya yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia Ini Dulu Gak Mampu Beli Gundu di Masa Kecilnya