RIAUMAKMUR.COM - Terdakwa Harvey Moeis mengaku mengumpulkan uang 1,5 juta dolar AS atau Rp23,6 juta dari empat smelter swasta dalam kasus dugaan korupsi PT Timah Tbk, periode 2015-2022. Harvey menjelaskan, dana yang dikumpulkan dari para smelter swasta itu untuk memberikan bantuan pembelian alat kesehatan Covid-19.
"Belum sempat dikasih tahu kepada pihak smelter, tapi itu untuk bantuan alat kesehatan di RSCM dan RSPAD," ujar Harvey saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Senin, 4 November 2024.
Kasus Harvey itu merupakan salah satu dari berbagai update kasus dugaan korupsi yang terjadi dalam sepekan terakhir. Selain kasus dugaan korupsi PT Timah yang melibatkan Harvey, jangan lupakan juga kasus serupa yang menuai sorotan publik. Berikut ini di antaranya:
Baca Juga: Dukung Pilkada Serentak Jatim, PLN Siagakan 4.367 Personel Jaga Keandalan Pasokan Listrik
1. Zulhas Dukung Proses Hukum Kasus Impor Gula Tom Lembong
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas menyatakan dirinya mendukung proses hukum yang menjerat mantan Mendag RI, Tom Lembong.
"Kan sudah diproses hukum, kita dukung proses hukum ya," ujar Zulhas kepada awak media, pada Senin, 4 November 2024.
Sebelumnya, Kejagung menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan importasi gula di Kemendag periode 2015-2016.
Keterlibatan Tom Lembong dalam kasus itu bermula dalam rapat koordinasi antar kementerian yang disimpulkan Indonesia mengalami surplus gula, sehingga tidak perlu impor gula, pada tahun 2015. Namun, pada tahun yang sama, Tom Lembong selaku Mendag RI kala itu memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah kepada PT AP.
2. Tiga Pekan, Kejagung Mencari Keberadaan Eks Dirjen KA Prasetyo
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar menyebut Mantan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Boeditjahjono akhirnya ditangkap Kejagung selama hampir tiga pekan proses pencariannya.
"Sebagai informasi, bahwa yang bersangkutan (Prasetyo) sudah kami ikuti. Kami cari sudah hampir tiga pekan," ujar Qohar di Gedung Kejagung Jakarta, pada Minggu, 3 November 2024.
Sebelumnya, Prasetyo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur kereta api (KA) Besitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan, periode tahun 2017-2023.
Artikel Terkait
PHK Jadi Penyebab Turunnya Daya Beli Masyarakat
Sejuk dan Segarnya Kebun Edukasi Anggur Desa Krejengan
Komitmen Wujudkan Daerah Tertib Ukur, Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi
Tingkatkan Pemahaman Tenaga Kesehatan, DPPPA KB Kalsel Sosialisasi Konvensi Hak Anak
Jatim dan Graha Mutu Persada Tingkatkan Kepedulian Industri terhadap Lingkungan
5 Fakta Unik Tentang Sumber Energi Terbarukan: Salah Satunya Mengurangi Dampak Buruk dari Emisi Gas Rumah Kaca!
Kunjungi Diskominfo Jatim, Diskominfo Kalbar Pelajari Strategi Komunikasi
Bukan dari Jepang, Inilah Sosok di Balik Kesuksesan HokBen Jadi Resto yang Melegenda di Indonesia Sejak Tahun 1985
Dukung Pilkada Serentak Jatim, PLN Siagakan 4.367 Personel Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Ternyata Ini Pemain yang Diwaspadai STY di Laga Kontra Jepang, Intip 5 Pesepak Bola Asal Negeri Samurai Biru yang Main di Premier League