RIAUMAKMUR.COM - Anggota DPR RI Komisi VII Dina Lorenza menyoroti pentingnya pengoptimalan proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) untuk mendongkrak sektor pariwisata, khususnya menuju Kawah Ijen yang terkenal.
Dalam rapat kerja bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dina menyampaikan bahwa keberadaan tol ini harus dimanfaatkan dengan maksimal untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta mengembangkan ekonomi daerah sekitar.
“Kawah Ijen bukan hanya destinasi wisata alam yang menakjubkan dengan fenomena api birunya, tetapi juga ikon pariwisata Indonesia yang memiliki potensi ekonomi besar. Dengan rampungnya Tol Probowangi, kita harus memastikan aksesibilitas ini berdampak langsung pada peningkatan jumlah wisatawan dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Dina dalam rapat di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Baca Juga: Pemusanahan Arsip Lingkup Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab.Mura
Dina juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta untuk mendukung pembangunan infrastruktur penunjang di sekitar Kawah Ijen.
Ia menyarankan pembangunan fasilitas wisata yang ramah lingkungan, seperti pengelolaan limbah yang baik dan penyediaan transportasi berbasis energi terbarukan, untuk menjaga kelestarian alam.
“Keberlanjutan lingkungan harus menjadi prioritas. Kawah Ijen adalah aset yang berharga, bukan hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga masa depan. Kita perlu memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil tidak merusak ekosistem di kawasan ini,” tegas Dina.
Dalam kesempatan yang sama, Dina juga mengusulkan promosi terpadu yang melibatkan media nasional dan internasional untuk meningkatkan daya tarik Kawah Ijen sebagai destinasi wisata kelas dunia.
“Potensi wisatawan mancanegara masih sangat besar. Jika Kawah Ijen dikemas sebagai destinasi unggulan dengan akses tol yang memadai, kita bisa menjadikannya daya tarik utama dalam peta wisata global,” imbuh Dina, yang juga merupakan politisi Fraksi Partai Demokrat.
Kementerian Pariwisata menyambut baik masukan tersebut dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai sektor dalam mendukung pengembangan Kawah Ijen sebagai destinasi wisata prioritas.
Baca Juga: Mengintip Kisah Immanuel Ebenezer, Seorang Driver Ojol yang Kini Bantu Presiden Prabowo Jadi Menteri
Dina Lorenza berharap proyek ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kunjungan wisata, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata. “Pariwisata bukan hanya soal keindahan alam, tetapi juga soal memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bangkit dan berkembang,” pungkas Dina.
Artikel Terkait
Tenaga Pendidik se-Jabar akan Dilatih Jadi Guru Penggerak, Sekda Jabar: Tanpa Kecuali!
Pemda Harus Manfaatkan Teknologi Digital untuk Jalin Komunikasi ke Masyarakat
TNI Korem Lilawangsa Fogging Cegah DBD
Pj Bupati Kubu Raya Optimis Pendistribusian Logistik KPU Aman dan Lancar
Pemusanahan Arsip Lingkup Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab.Mura
Kumpulkan Para Menteri, Menko Pratikno Bahas Libur Nataru
Mengintip Kisah Immanuel Ebenezer, Seorang Driver Ojol yang Kini Bantu Presiden Prabowo Jadi Menteri
Apa Itu JOMO? Kebalikan FOMO Bagi Kaum yang Lepaskan Ketergantungan di Medsos dengan Menikmati Momen Nyata
Kisah Inspiratif: Pendiri Eco Packable yang Ciptakan Inovasi Bungkusan Paket Online Berbahan yang Ramah Lingkungan
Komdigi Blokir Ratusan Rekening Bank yang Dipakai Aktivitas Judi Online, Waduh BCA Jadi yang Terbanyak!