RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Anggota Komisi I DPRD Riau, Hardianto, mengapresiasi peningkatan status Korem 031/Wirabima menjadi Kodam. Yang artinya, kondisi kemanan di Riau akan lebih terfokus lagi.
Dikatakan Hardianto, rencana peningkatan status ini sudah lama dibahas, dimana pada periode DPRD Riau 2019-2024, Danrem 031/WB yang kala itu dijabat Brigadir Jenderal TNI Dany Rakca, SAP MHan, sudah pernah berdiskusi dengan Pimpinan DPRD Riau.
Saat itu, jelas Hardianto, Brigjen Dany Rakca menyampaikan bahwa tujuan pembentukan Kodam ini adalah meningkatkan keamanan Riau, yang posisinya berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan negara tetangga.
Baca Juga: Komisi III DPRD Riau Tegaskan Akan Sidak BUMD, Soroti Indikasi Praktik Hanya Mengejar Fee
"Selama ini kan Riau masuk dalam Kodam Bukit Barisan, bersama dengan Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat. Jika Kodam baru dibentuk, maka pengamanan terhadap objek vital yang ada di Riau, termasuk juga pulau-pulau kecil akan lebih maksimal lagi," jelasnya, Kamis (13/12/2024).
Mendengar hal itu, DPRD Riau menegaskan bahwa dukungan penuh, dan hari ini rencana tersebut telah diakomodir oleh Panglima TNI.
Terkait dengan penamaan yang masih menjadi pembahasan sampai hari ini, menurut Hardianto, sebaiknya mengambil nama yang tidak berpotensi menimbulkan perselisihan.
Baca Juga: Jelang Habis Masa Kerjasama, Aset Hotel Arya Duta Mau Dibawa Kemana?
"Kalau saya pribadi, saya lebih memilih netral. Netral dalam artian, kits kembali ke dasar negeri melayu, yaitu Lancang Kuning. Jadi, sebaiknya kita pakai nama Kodam XIX Lancang Kuning," kata Hardianto.
Nama Kodam XIX Lancang Kuning, sambungnya, bisa menjadi nama alternatif dibandingkan nama-nama pahlawan seperti nama Tuanku Tambusai atau Sultan Syarif Kasim.
"Saya secara pribadi sangat menghargai nama pahlawan, tapi kalau kita melihat dari sisi historis maupun ego wilayah, nama Lancang Kuning saya rasa akan diterima semua pihak, termasuk oleh teman-teman di Kepuluan Riau," tambahnya.
Baca Juga: Pemilihan Langsung Gagal? Refleksi Demokrasi Indonesia Menurut Marwan Yohanis
Lebih jauh, Hardianto berharap peningkatan status ini berdampak pada karir militer anak-anak Riau, dimana ada harapan anak Riau bisa menjadi Panglima di Kodam XIX yang mencakup wilayah Riau dan Kepulauan Riau ini.
"Caranya ya dikaderkan putra terbaik Riau. Sejarah mencatat, sudah ada dua orang putra Riau yang menjadi Danrem 031/WB, yaitu Pak Edy Natar dan Pak Syech Ismed. Kelak akan ada Panglima TNI yang menunjuk Pangdam anak jati Riau," pungkasnya.
Sebagai informasi, jelang akhir tahun 2024, Komando Resor Militer (Korem) 031/Wira Bima (WB) akan naik status dari Tipe A menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) XIX.
Adapun peralihan status tersebut diketahui dari selebaran surat Staf Perencanaan Dan Anggaran TNI AD, SPABAN VIII/BINJEMEN terkait Berita Telepon tanggal 13 Desember 2024.
Dalam surat itu, lima Korem naik status jadi Kodam. Langkah ini diambil sebagai bagian dari prioritas peningkatan efektivitas dan cakupan wilayah operasional TNI AD.***
Artikel Terkait
Perkuat Bidang Farmasi, UMRI Jalin Kerja Sama Internasional dengan LUC Malaysia
KPK Panggil Internal ASDP Sebagai Tersangka Kasus Akuisisi
UGM Ingatkan Penting Pahami Aturan tentang Mahasiswa Kedokteran
Cuaca Ekstrem Nataru, DPR Wanti-wanti Distribusi Energi Terganggu
Peediksi Puncak Nataru 605 Ribu Penumpang Penuhi Bandara
Bukan Tian Xiwei, Drama Kostum The Days of Seclusion and Love Akan Pasangkan Liu Yuning Dengan Zhuang Dafei?
Lin Yi dan Xing Fei Dikabarkan Reuni di Drama Baru Adaptasi Novel Penulis Hidden Love 'When I Meet the Moon'
Still Cuts Resmi Drama Modern Almost Lover Diluncurkan, Zhao Lusi dan Peng Guanying Tampil Melankolis di Tengah Hujan Salju
Disebut Aneh, Netizen Korea Komentari Wajah Aktor Kim Youngdae yang 'Berubah' Saat Hadiri Event Terbaru Ini
Netizen Korea Cibir ADOR yang Sebut Akun Instagram Baru Anggota NewJeans Menyalahi Kontrak dan Diprotes Pengiklan