531 Sapi Sudah Divaksin, Pemkab Bengkalis Perketat Pengawasan PMK

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Rabu, 26 Februari 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi sapi ternak.
Ilustrasi sapi ternak.

RIAUMAKMUR.COMBengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mempercepat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk melindungi populasi ternak. Hingga saat ini, sebanyak 531 ekor sapi telah menerima vaksin, atau sekitar 70,8% dari target 800 dosis yang disiapkan.

Pejabat Fungsional Veteriner Ahli Muda Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Bengkalis, drh. Mardani, menegaskan bahwa vaksinasi ini menjadi langkah krusial dalam mencegah penyebaran PMK di daerah tersebut.

"Vaksinasi PMK akan terus berlanjut. Ternak yang sudah divaksin kali ini akan mendapatkan dosis kedua atau booster agar daya tahan tubuhnya semakin kuat terhadap virus PMK," ujar Mardani, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga: Kemenko PMK Sebut Filisida Terjadi Ketidaksiapan Berkeluarga

Selain vaksinasi, pemerintah juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak, khususnya sapi dan kerbau yang keluar-masuk wilayah Bengkalis. Pasalnya, penularan PMK antarwilayah sering terjadi melalui ternak yang belum divaksin.

Saat ini, Kecamatan Rupat dan Rupat Utara masih bebas dari kasus PMK. Untuk menjaga status tersebut, pemerintah melarang sementara pemasukan ternak ke dua kecamatan itu guna mencegah penyebaran penyakit.

“Kami mengimbau peternak untuk tidak memasukkan sapi ke Rupat dan Rupat Utara. Jika ada ternak yang menunjukkan gejala PMK, seperti luka di rongga mulut, segera laporkan ke petugas Puskeswan setempat,” tegas Mardani.

Baca Juga: Ketua DPRD Temanggung Bagikan Tips Lindungi Ternak dari PMK

Kasus terbaru PMK di Bengkalis tercatat pada 18 Januari 2025, dengan dua kasus yang menyerang enam ekor sapi. Untuk memastikan efektivitas vaksinasi, pemerintah berencana melakukan pengujian laboratorium dalam waktu dekat.

Dengan capaian vaksinasi yang terus meningkat dan pengawasan yang diperketat, pemerintah optimistis dapat menekan penyebaran PMK di Bengkalis serta menjaga kesehatan ternak dan kestabilan ekonomi peternak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X