Perang Dagang Memanas, AS dan China Siap Bertemu di Jenewa Bahas Pengurangan Tarif Resiprokal

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 8 Mei 2025 | 12:50 WIB
Presiden China, Xi Jinping (kiri) dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kanan). (Instagram.com / @realdonaldtrump - @xi.jinping_cn)
Presiden China, Xi Jinping (kiri) dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kanan). (Instagram.com / @realdonaldtrump - @xi.jinping_cn)

RIAUMAKMUR.COM - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China kembali memanas usai kebijakan tarif balasan (tarif resiprokal) Presiden AS Donald Trump dibalas oleh Presiden China Xi Jinping.

Ketegangan ini membuat bea masuk impor barang kedua negara melonjak hingga lebih dari 100 persen.

Sebagai upaya meredakan ketegangan, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dan Kepala Negosiator Perdagangan Jamieson Greer dijadwalkan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng, di Jenewa, Swiss, akhir pekan ini.

Baca Juga: Trump Terapkan Tarif 100 Persen untuk Film Hollywood yang Diproduksi di Luar Negeri

Dilansir dari Reuters, Bessent mengatakan pertemuan itu akan menjadi langkah awal menuju penyelesaian perang dagang yang telah mengguncang perekonomian global.

"Menurut saya ini akan menjadi de-eskalasi. Kita harus meredakan eskalasi sebelum dapat bergerak maju," ujar Bessent, Rabu (7/5/2025).

Pertemuan ini akan membahas pengurangan tarif secara luas, termasuk bea masuk atas sejumlah produk dari China ke AS.

Serta kontrol ekspor dan keputusan Trump untuk mencabut kebijakan de minimis—pengecualian bea atas impor bernilai rendah.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China mengonfirmasi bahwa Beijing telah menyetujui pertemuan tersebut dengan mempertimbangkan ekspektasi global dan kepentingan industri serta konsumen AS.

"Dengan dasar pertimbangan penuh atas ekspektasi global, China telah memutuskan untuk melibatkan kembali AS," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X