Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Bengkulu, 34 Rumah dan Tempat Usaha Rusak

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Jumat, 23 Mei 2025 | 09:58 WIB
BPBD Bengkulu melaporkan puluhan rumah rusak akibat gempa. (Youtube/DyazhStudio Bengkulu)
BPBD Bengkulu melaporkan puluhan rumah rusak akibat gempa. (Youtube/DyazhStudio Bengkulu)

RIAUMAKMUR.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Bengkulu pada Jumat dini hari, 23 Mei 2025, sekitar pukul 02.52 WIB.

Guncangan yang terjadi saat sebagian besar warga tengah tertidur itu memicu kepanikan dan membuat banyak orang berhamburan ke luar rumah.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 43 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Tangani Gempa Vanuatu

Guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah dan membuat warga memilih bertahan di luar rumah hingga situasi dinilai aman.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, menyebut gempa menyebabkan kerusakan cukup signifikan.

"Data sementara yang masuk, ada 34 rumah dan tempat usaha warga yang rusak, khususnya di Kota Bengkulu. Data dari kabupaten masih kami tunggu," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat siang (23/5/2025).

Sejumlah wilayah yang dilaporkan terdampak di antaranya Kelurahan Betungan, Pintu Batu, Bumi Ayu, dan beberapa titik lain di Kota Bengkulu. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kerusakan berupa dinding retak hingga atap rumah yang roboh.

Meski kerusakan fisik cukup banyak, hingga kini belum ada laporan korban jiwa. Namun, suasana masih mencekam, terutama di kalangan warga yang trauma dengan guncangan kuat tersebut.

"Tim masih terus bekerja, dan Pak Gubernur Helmi Hasan juga melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak," tambah Khristian.

Baca Juga: Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Gempa Vanuatu

Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengaktifkan status tanggap darurat. Lokasi pengungsian sementara mulai disiapkan, begitu pula dengan penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.

Tim medis dan relawan turut dikerahkan untuk membantu warga, termasuk yang mengalami luka ringan atau membutuhkan dukungan psikologis.

BMKG mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan penanganan darurat masih terus berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X