Sebelumnya Gubernur Syamsuar dalam postingan akun resmi instagramnya @syamsuar.official juga menyampaikan bahwa dalam pertemuan dengan Mendagri membahas bagaimana untuk mulai mengaplikasikan penggunaan bahasa bahasa daerah, dalam beberapa kegiatan.
"Mulai dari penggunaan baliho, spanduk hingga tampilan di beberapa videotron yang ada di beberapa titik di kota ini. Tak tertinggal, sekolah sekolah dan kantor kantor juga harus menguatkan penggunaan bahasa daerah dalam hal ini bahasa melayu," tulisnya
Gubri Syamsuar berharap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Riau dan kabupaten kota mengakomodir terkait revitalisasi bahasa melayu ini dalam APBD 2024 nya. Guna menyelamatkan agar bahasa daerah kita ini tidak punah di makan masa. ***
Artikel Terkait
Gubri Sebut Maqari Cocok Jadi Ikon Riau: Insya Allah tak Ada yang Saingi Riau
Riau Siap Jadi Pusat Riset Halal Nasional dengan BRIDA, Gubri Syamsuar Temui Kepala BRIN
Tegas! Gubri Syamsuar Serius Dukung Perhutanan Sosial, KPH Diminta Fokus atau Pilih Dinonjobkan
Gubri Syamsuar: 27 Ribu KK di Riau Terima Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial Seluas 120 Ribu Hektare
Gubri Tekankan Seluruh Kepala Daerah di Riau Diminta Cermati 4 Isu Penting Nasional
Gubri Syamsuar Minta Tim di Posko Utama Satgas Pengendalian Karhutla Riau Tetap Siaga Pantau Titik Api
Gubri Syamsuar: SPAM Air Siap Minum untuk Masyarakat Pekanbaru - Kampar Segera Beroperasi
Ini Daftar 3 Penghargaan yang Diterima Gubri Syamsuar dari KPK
Gubri Syamsuar Terima Kunjungan Silahturrahmi Mufti Darul Fatwa Australia
Gubri Syamsuar Sabet Enam Kategori Anugerah Adinata Syariah 2023